Menunggak Membayar Pajak, Sejumlah Tempat Usaha Di Pasangi Stiker Belum Membayar Pajak Daerah Oleh Tim Gabungan

PADANG – Satpol PP Padang bersama Tim Gabungan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dan bersama unsur terkait lainya melakukan pemasangan stiker terhadap sejumlah tempat usaha yang ada di Kota Padang pada Sabtu malam (18/6/2022).

Hal itu dilakukan lantaran, belum dilakukan pelunasan dari para pelaku usaha ini, untuk melakukan kewajiban pembayaran pajaknya.

Target penertiban kali ini adalah para Wajib Pajak (WP) bandel yang memiliki tunggakan pajak Retrebusi daerah, karena tak kunjung memiliki itikad baik atas tunggakan kewajiban pajaknya makanya pemasangan stiker ini dilakukan.

“Ini bukan semata tindakan represif. Namun ini bagian dari upaya menegakkan peraturan perundang-undangan serta mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran membayar pajak, mereka telah melakukan usaha namun mereka belum melunasi pajak Retrebusi daerahnya makanya tim gabungan menempel tempat tersebut dengan pemasangan stiker bertuliskan Objek Pajak Belum melunasi kewajiban Pajak daerah, “terang Mursalim Kasat Pol PP Padang.

Lebih lanjut Kasat Pol PP Padang menerangkan bahwa Satpol PP bersama Tim gabungan juga upaya melakukan pengawasan dan pemeriksaan terkait operasional bagi tempat usaha tersebut.

Agar melakukan kegiatan sesuai izin yang dimiliki, adapun lokasi yang didatangi kali ini berjumlah enam titik lokasi diantaranya Restoran Damar Shaker, Ayam Remuk Pak Tisto Jalan KH. Ahmad Dahlam Alai Parak Kopi Padang Utara Restoran Hau’s Tea Jl. Ir. H Juanda Rimbo Kaluang Padang Barat. Restoran Bebek Ria Jalan Veteran, Restoran Anggel Wing Jalan Batang Arau Kecamatan Padang Barat Kota Padang dan Cafe Situ Party Kecamatan Padang Selatan.

Sementara itu Dinas pendapatan daerah Kota Padang menyampaikan bahwa Potensiensi piutang pajak daerah yang bisa diselamatkan dari enam lokasi ini mencapai hampir 103 Juta rupiah.
Sebelumnya pihaknya Dispenda telah memberikan surat peringatan hingga teguran keras.

Namun nyatanya, masih ada saja WP yang masih membandel dalam urusan memenuhi kewajiban perpajakannya tersebut. Maka dari itu, langkah tegas terpaksa dilakukan oleh petugas dengan menggelar operasi gabungan ini dan melakukan pemasangan stiker di lokasi tersebut.

Setelah di lakukan pemasangan stiker belum membayar pajak pelaku usaha ini juga dilakukan pemanggilan untuk datang ke kantor Dinas pendapatan daerah Senin pekan ini.

Sementara itu stiker berupa segel tersebut boleh di copot setelah Wajib pajak ini melunasi tunggakannya dan apa bila tidak melakukan pembayaran tentu berujung pencabutan izin. Hal tersebut di ungkapkan oleh Ikrar Prakasa Kabid Pengendalian dan pelaporan Dinas Pendapatan Daerah Kota Padang.