Masyarakat Mendukung Pol PP Dalam Penataan Pantai Padang

PADANG– Walikota Padang mengatakan, setelah pedagang pantai direlokasi dan pantai bersih dari tenda-tenda ceper, pemerintah daerah akan mendesain kawasan Pantai Padang menjadi lebih menarik.

“Kalau sudah bersih dari tenda-tenda ceper, kawasan pantai akan dibuat indah dan menarik,” ujarnya.

Menata kawasan pantai menjadi lebih nyaman bagi pengunjung sangatlah penting, terlebih Pantai Padang memang tidak pernah sepi dari wisatawan.

Pantai Padang memang salah satu primadona masyarakat untuk berkreasi bersama keluarga masa-masa liburan atau pun sekedar bersantai di kala sore hari.

Diketahui Pantai yang membentang sepanjang jalan samudera tersebut memang patut di jadikan kan rekomendasi untuk berwisata. Apa lagi Pemerintah Kota Padang tengah-tengah gencarnya mengoptimalkan pantai Padang ini Menjadi Kawasan Wisata Terpadu (KWT) dan pendistirian.

Namun sayang keindahan pantai saat ini belum dapat di menikmati secara leluasa oleh masyarakat karena masih banyak tertutup oleh lapak PKL yang menjajakan lapaknya di trotoar dan bibir pantai. Padahal jika lokasi ini tidak ada PKL tentu bisa mengalahkan tempat wisata kelas dunia seperti Bali dan Melbourne autralia.

Dan patut didukung upaya pemerintahan Kota Padang melalui Satpol PP telah berusaha untuk menata keberadaan PKL di sepanjang Pantai Padang tersebut. Setiap hari Satpol PP melakukan sosialisasi dan pengawasan serta upaya penertiban.

Para PKL yang biasa berjualan ini tidak dibenarkan berjualan di atas trotoar maupun badan jalan arah kelaut. Karena hal tersebut sudah pasti menutup pemandangan orang yang ingin bersantai.

Selain itu kegiatan PKL ini juga telah bertentangan dengan Perda Kota Padang tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Oleh karena itu penertiban yang dilakukan oleh Satpol PP perlu di dukung oleh semua pihak. Satpol PP Padang melakukan penertiban kepada sejumlah PKL yang membuka lapaknya dikawasan bibir pantai. Mulai dari masjid Al-Hakim hingga ke tepi laut belakang Hotel Pangeran.

“Masih ada PKL yang ber kukuh untuk berjualan namun kita tetap berharap masyarakat kita memahami bahwa lokasi mereka berjualan tersebut telah melanggar dan mereka diminta berjualan arah timur dari jalan,” Ungkap mursalim Kasat Pol PP Padang.

Banyak pengunjung pantai yang mendambakan agar tepi pantai tidak di tutupi oleh payung ataupun tenda. Karena hal tersebut pasti menghambat pemandangan pengunjung.

Seperti yang di ungkap kan oleh Salah seorang pengunjung, ia sangat mendukung apa yang telah di lakukan oleh Satpol PP karena jika pantai ini bebas dari PKL tentu pengunjungnya semakin meningkat. Dan bisa menikmati indah pantai secara utuh dan tidak menutup kemukinan pantai Padang menjadi wisata Internasionl.

“Karena pantai di daerah lain. Tidak ada masyarakat yang berjualan di bibir pantainya. Pantai itu hanya dijadikan tempat bermain dan bersantai,”ungkap pengunjung yang tidak mau disebutkan namanya.