Pemko Pariaman Himbauan Pengurus Masjid Gulung Tikar Cuci Tangan Sama Sabun

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)— Dengan semakin bertambahnya kasus Covid-19 di Kota Pariaman, membuat Pemerintah Kota Pariaman cepat tanggap untuk mengantisipasi masalah ini agar tidak menyebar lebih luas lagi ke masyarakat.

Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin melalui Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Pariaman, mengeluarkan surat edaran berisi tentang himbauan kepada seluruh camat, kepala desa/lurah, pengurus masjid / surau / mushalla se-Kota Pariaman, untuk kembali menggulung tikar masjid / mushalla / surau, dan senantiasa membersihkan lantai serta tempat berwudhu dengan menggunakan disinfektan, Jumat (28/8/2020)

Selain itu Mardison Mahyuddin juga meminta kepada seluruh pengurus tempat ibadah juga menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di pintu masuk ,mengecek suhu tubuh jamaah dengan Thermogun dipintu masuk, untuk memastikan semua pengguna rumah ibadah dalam kondisi sehat.

Memastikan semua jamaah yang datang menggunakan masker, membawa mukena dan sajadah masing-masing, mengatur jarak antar jemaah selama berada di dalam Masjid / Mushalla / Surau, termasuk dalam pelaksanaan shalat berjamaah.

Tidak melakukan kontak fisik antar jemaah seperti bersalaman, dan melaksanakan khutbah atau ceramah secara iqtishad (ringkas) maksimal selama tujuh menit saja dengan ustad yang juga wajib memakai masker selama melakukan ceramah.

“Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, kami berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dimanapun kita berada, serta selalu menjaga kesehatan dengan cara rutin berolahraga serta memakan makanan yang bergizi”, pinta Wawako Mardison Mahyuddin.

“Di Kota Pariaman sendiri sudah ada sekitar 44 orang yang terpapar covid-19 ini, dengan rincian 31 orang anggota polri kota pariaman, 5 orang PNS dilingkungan pemerintahan kota pariaman, dan beberapa orang dari umum”, sebut Wawako Mardison Mahyuddin ketika diwawancarai oleh tim peliput MCP di ruang kerjanya,.

42 orang yang terpapar tersebut tempat tinggalnya berlokasi di kota pariaman, dan 2 orang lagi tempat tinggalnya di luar kota pariaman.

Berdasarkan hal itu Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin melalui Dinas Kesejahteraan Sosial Kota Pariaman, mengeluarkan surat edaran yang berisi tentang himbauan kepada seluruh Camat, Kepala Desa/Lurah, Pengurus Masjid / Surau / Mushalla se-Kota Pariaman, untuk kembali menggulung tikar Masjid / Mushalla / Surau, dan senantiasa membersihkan lantai serta tempat berwudhu dengan menggunakan disinfektan.

Selain itu Wawako Pariaman juga meminta kepada seluruh pengurus tempat ibadah juga menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun di pintu masuk ,mengecek suhu tubuh jamaah dengan Thermogun dipintu masuk, untuk memastikan semua pengguna rumah ibadah dalam kondisi sehat.

Memastikan semua jamaah yang datang menggunakan masker, membawa mukena dan sajadah masing-masing, mengatur jarak antar jemaah selama berada di dalam Masjid / Mushalla / Surau, termasuk dalam pelaksanaan shalat berjamaah.

Tidak melakukan kontak fisik antar jemaah seperti bersalaman, dan melaksanakan khutbah atau ceramah secara iqtishad (ringkas) maksimal selama tujuh menit saja dengan ustad yang juga wajib memakai masker selama melakukan ceramah.

“Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, kami berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan dimanapun kita berada, serta selalu menjaga kesehatan dengan cara rutin berolahraga serta memakan makanan yang bergizi”, pinta Wawako Mardison Mahyuddin. (Desi)