Muslim Zein LO Ramal Saleh-Rustam Sampaikan Ucapan Maaf Atas Gugurnya Paslon Perseorangan

TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)—Ketua LO, pasangan Ramal Saleh-Rustam, H. Muslim Zein, SH  sampaikan ucapan maaf kepada masyarakat VII Koto khususnya, Kabupaten Padang Paariaman umumnya, atas gugurnya  Ramal Saleh-Rustam dalam ferfikasi faktual KPU.

Hal itu disampaikan Muslim Zein kepada wartawan di Pariaman, Senin (10/8/2020). Kata Muslim Zein, gugurnya pasangan Ramal Saleh-Rustam pada ferfikasi Fatual KPU, pada tahap pertama, karena faktor  banyaknya  pemekaran nagari di Kabupaten Padang Pariaman.

Menurut Muslim Zein, sesuai dengan data nagari pemekaran di Kabupaten Padang Pariaman, 40 nagari, sementara, pendukung yang berada dalam nagari mekar, belum banyak yang merobah domisli nya sesuai dengan KTP dan tempat tinggal mereka.

Sesia dengan undang-undang dan peraturan KPU pendukung melalui KTP dapat dilakukan ferfikasi faktual, sesuai dengan domisli  KTP. Salah contoh Nagari Sungai Sariak, dari 1 nagari menjadi 6 nagari, yang 5 nagari secara pemerintahan sudah pisah dengan nagari induk. Tetapi KTP mereka belum diganti, sehingga KPU tidak melakukan ferfikasi pada nagari mekar.

KPU meminta pendukung yang ada pada  nagari mekar dikumpulkan kepada nagari induk semuanya. Untuk mengumpulkan pendukung ke nagari induk, teknisnya tidak mudah, banyak kendala dihadapi, akibatnya pada ferfikasi faktual tahap pertama dari 30 ribu dukungan KTP yang diterima KPU, yang memenhi syarat (MS) sekitar 7 ribu dukungan.

Lebih jauh disampaikan Muslim Zein, untuk bisa lolos menjadi Calon KPU meminta dukungan yang memenuhi syarat (MS) sebanyak 27 ribu kurang sedikit. Artinya, pada tahap perbaikan pasangan Ramal Saleh Rustam, harus mengumpulkan foto kopi KTP sebanyak 40 dukungan.

Disamping untuk mengumpulkan foto kopi KTP dengan waktu yang terbatas tidak mungkin untuk dilakukan. Kalau pun bisa dipenuhi , pada ferfikasi faktual kedua dukungan 40 ribu orang itu, harus dikumpulkan pada masing-masing nagari, berbeda  pada ferfikasi tahap pertama yang dilakukan dor tudor (rumah ke rumah).

Dengan beratnya persyaratan yang dibuat pemerintah untuk paslon peseorangan  yang ditetapkan dalam undang-undang dan peraturan KPU, rasanya sangat sulit untuk  bisa lolos paslon peseorangan dapat lolos menjadi calon Pilkada.

“Kami atas nama LO Ramal Saleh Rustam  mohon maaf kepada  pendukung yang sudah memberikan dukungan melalui fotokopi KTP nya,” ujar Muslim Zein.

Kata Muslim Zein, untuk memenuhi tuntutan masyarakat VII Koto yang mengunggulkan Ramal Saleh atas kesepakatan bersama menjadi  calon Bupati Padang Pariaman, sudah memberikan saran kepada Ramal Saleh, supaya merobah haluan dan meju kembali dengan partai politik.

Tetapi  dengan pertimbangan lain, Ramal Saleh, mengaku tidak sanggup untuk maju melalui partai politik, artinya apa yang diharapkan masyarakat VII Koto adanya calon Bupati Padang Pariaman pada Pilkada periode 2020-2025 tidak terpenuhi .

“Sekali lagi atas nama pribadi dan masyarakat VII Koto mohon maaf atas tidaknya calon Bupati Padang Pariaman dari VII Koto,” ulas Muslim Zein. (aa)