Pemko Pariaman Akan Membangun Sistem Sanitary Landfill

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) — Akibat tingginya volume sampah dan tidak memungkinkan untuk membuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tungkal Selatan, Kecamatan Pariaman Utara.

 

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman berencana akan membangun sistem Sanitary Landfill.

 

Hal ini disampaikan, Kepala Desa Tungkal Selatan, Rahayadi Ningrad, Kamis (20/2/2020).

 

Sanitary Landfill merupakan sistem pengelolaan (pemusnahan) sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya, dan kemudian menimbunnya dengan tanah.

“ Sistem sanitary landfill ini diharapkan dapat meminimalisir dampak pencemaran. Baik pencemaran air, tanah, maupun udara, sehingga bersifat lebih ramah lingkungan “, ungkap Rahayadi kepada Media Center Kominfo Kota Pariaman.

Selain itu, kita akan sosialisasikan dulu ke masyarakat bahwa dilokasi tersebut akan dibangun IPAL Komunal untuk penyaringan air limbah sehingga tidak mencemari air sungai seperti yang dibuat oleh Kota Solok dan Kabupaten Sijunjung.

Kemudian, untuk mengurangi volume sampah yang dominan sampah plastik, Desa Tungkal Selatan sebelumnya sudah pernah mengolah sampah menjadi biji plastik dengan menggunakan mesin pengolah bantuan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pariaman tahun 2013. Tapi mesin tersebut tidak bisa difungsikan secara maksimal akibat kurangnya perawatan.

Kita berharap pemerintah dapat memfasilitasi mesin tersebut agar sampah plastik ini bisa diolah sehingga mendatangkan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Selain itu, kami juga membutuhkan mesin untuk pembuatan pupuk kompos.

Rahayadi juga menghimbau seluruh masyarakatnya agar bersama-sama menanggulangi masalah sampah di TPA Desa Tungkal Selatan ini.

“ Kita menginginkan masyarakat desa nyaman dan tidak merasa resah dengan keberadaan sampah tersebut “, tutupnya. (Erwin)