Kepsek SMA N 3 Payakumbuh Ancam Wartawan Tabloidbijak.com

TABLOIDBIJAK.COM (Payakumbuh)—–Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kota Payambuh, Dra Nurhayati dinilai telah mengancam wartawan Tabloidbijak.com, Junaidi Putra yang bertugas Luak Limopuluah (kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota).

“Saya tuntut anda dengan pencemaran nama baik,” kata kepala SMA N 3 Kota Payakumbuh, Dra Nurhayati ketika dikonfirmasi masalah goncang-ganjing dimasyarakat perihal terkait honor salah seorang guru pembantu di SMA N 3 Kota Payakumbuh yang tak dibayarkan.

Menurut Nurhayati, jika tidak tahu persoalan yang sebenarnya, jangan asal menerbitkan berita. “Anda tidak tahu menahu bisa menerbitkan berita. Kita sudah bilang pada Fadli (guru honor, red), kekurangan akan bayar bulan Maret tahun 2020, karena dana belum cair, dia menyangka dana BOS sudah cair saat ini. ndak sabaran kali,” singkatnya.

Secara terpisah, Ketua SPRI Sumbar Edwar Hafri Bendang, mengutuk keras segala bentuk ancaman maupun intimidasi yang dilakukan kepada jurnalis. “Kita menilai ancaman yang dilakukan Kepsek itu, maupun massa merupakan tindakan pidana sebagaimana diatur UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,” katanya.

Menurut Edwar, dalam Pasal 18 Ayat 1 disebutkan, setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi kerja pers, dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 tahun atau denda sebanyak Rp 500 juta..

Dalam bekerja, jurnalis memiliki hak untuk mencari, menerima, mengelola, dan menyampaikan informasi sebagaimana dijamin secara tegas dalam Pasal 4 ayat (3).

Dia menegaskan, semua pelaku kekerasan maupun ancaman terhadap jurnalis harus diproses hukum untuk diadili hingga ke pengadilan.

“Selain itu, kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kekerasan maupun ancaman terhadap jurnalis saat liputan, sebab jurnalis dalam menjalankan tugasnya dilindungi UU Pers,” tegas Bendang.

Sementra Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Adip Alfikri, sampai berta ini ditampilkan belum berhasil dihubungi untuk konfirmasi. (Tim)