Wakil Walikota Pariaman Mardison Mahyuddin Narkoba Merobah Otak Manusia

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) — Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin mengatakan, narkoba adalah zat-zat alami atau kimiawi apabila masuk kedalam tubuh manusia akan merubah pemikiran dan otak manusia.  

Hal itu disampaikan Mardison ketika menjadi narasumber Penyuluhan Pencegahan/Peredaran Miras dan Narkoba di Kota Pariaman, Kamis (19/12/2019), di Hotel Nan Tongga dihadiri organisasi pemuda KNPI Kota Pariaman. Kegiatan Penyuluhan digelar Kesbangpol Kota Pariaman.  

” Kita sangat perihatin dengan keadaan Kota Pariaman sudah mencapai peringkat kedua dalam kasus narkoba di Provinsi Sumatera Barat, rata-rata umurnya adalah 12 – 25 tahun, ” tutur Mardison.

Maardison  yang juga Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Kota Pariaman mengimbau seluruh orangtua dan ninik mamak untuk dapat memperhatikan anak kemenakan  agar tidak terjerat ke dalam pengaruh narkoba dan miras.

” Kepada seluruh komponen masyarakat terutama niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai dan bundo kanduang untuk secara bersama memberantas narkoba agar kiranya narkoba dan miras ini harus benar-benar terkikis dan terenyah dari Kota Pariaman.

” Jangan sampai, tungkek pambao rabah justru ninik mamak dan orangtua tempat berpegang menopang dan membawa berdiri tegap, namun justru tongkat itu pula membawa terjatuh dan bahkan terjerembab “, pungkasnya.

Menurut Maardison generasi muda Kota Pariaman, sama-sama kita giatkan program kembali ke surau dan kegiatan positif bersifat lokal, giatkan kegiatan seni budaya di desa-desa, hadiri kegiatan keagamaan seperti wirid remaja, mengingat pengaruh gadget dan vidiogame juga sudah mempengaruhi generasi dan anak-anak muda Kota Pariaman di era 4.0 ini.

Kita berharap kegiatan penyuluhan ini tidak sekedar seremonial saja, diharapkan ada evaluasi dari kegiatan penyuluhan dan pencegahan dari peredaran dan penggunan miras dan narkoba di Kota Pariaman.

” Kita sekarang sedang membangun Kota Pariaman agar terjauh dari penyakit masyarakat, baik masalah kesenjangan sosial, pengangguran, dan SDM bagaimana harus kita tingkatkan demi kemajuan Kota Pariamandari kedepan “, tutup Mardison. (Erwin)