Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) dan PADUSI Sebesar Rp 12,5 juta Untuk Korban Wamena di Pessel

TABLOIDBIJAK (Pesisir Selatan) — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit mengunjungi korban kerusuhan Wamena, sekaligus menyerahkan bantuan di Nagari Langkitan Utara, Pesisir Selatan, Sabtu 26 Oktober 2019.

Bantuan tersebut berasal dari Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) dan PADUSI sejumlah 12,5 juta yang serahkan langsung kepada keluarga korban yang meninggal akibat kerusuhan yang terjadi pada 23 September 2019 lalu.

Mantan Bupati Pessel dua periode itu mengatakan dana yang terkumpul di rekening Sumbar Peduli Sesama untuk membantu perantau Minang di Wamena, Jayawijaya sekitar 6,4 miliar, dan telah dikuncurkan 3,2 miliar untuk pemulangan 864 orang perantau.

Lanjutnya, anggaran yang masih tersimpan di rekening akan digunakan untuk membantu masyarakat. Pasalnya saat ini ada 110 orang yang sudah terdata di daerah itu, namun masih ada yang belum terdaftar.

“Kami sengaja melihat langsung kondisi masyarakat yang pulang dari wamena ternyata ada 110 orang namun data tersebut belum falit,” ujarnya kepada beberapa awak media.

Terkait itu, Nasrul meminta untuk secepatnya semua data masyarakat seperti berapa jumlah toko yang terbakar dan jumlah KK.

“Saya minta segera datanya untuk kita sampaikan ke provinsi. Karena masih ada anak sekolah yang masih belum ada pakaian untuk sekolah dan alat sekolah lainnya,” sambungnya.

Nasrul Abit juga menyampaikan dikarenakan baru satu kecamatan, ia juga meminta seluruh kecamatan yang ada di Pessel juga membuatkan data, kemudian dipadang, tanah datar, 50 kota.

“Jadi semuanya saya minta jadi satu supaya mudah mengalokasikan dana yang tersedia saat ini. Jika data cepat kita juga cepat pula membantu, karena sudah lama kami menunggu data yang falit,” pungkasnya. (fardi)