Gubernur Sumbar Serahkan Penghargaan Setya Lencana Kebaktian Sosial Donor Darah

BIJAK ONLINE (Padang)-Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyerahkan penghargaan Setya Lencana Kebaktian Sosial Donor Darah dan Piagam Donor Darah Sukarela dan instansi penggerak donor darah, di Auditorium Gubernuran, Rabu, 17 Januari 2018.
Irwan Prayitno menyampaikan ini acara PMI dalam rangka memberikan piagam dan PIN kepada mereka pendonor yang sudah mendapati lebih dari 10 sampai 100 kali.
Menurut gubernur,  acara penyerahan penghargaan ini merupakan salah satu bentuk untuk memotifasi mereka yang telah mendonorkan darahnya., “Jadi saya rasa persoalan ini bagus untuk kita galakan dan kita hebohkan,” ujar Irwan Prayitno.
Selanjutnya, kata gubernur, bisa dibayangkan bagaimana jika punya anak istri dan lagi membutuhkan. Begitu juga dengan keluarga yang membutuhkan darah dan sementara mereka terbaring di rumah sakit. “Dengan adanya bantuan donor darah, bisa dikatakan bantuan yang luar biasa,” katanya.
Berdirinya mereka yang dapat penghargaan Satya Lencana berdirinya kokoh semua, dengan badan yang segar dan bugar, artinya yang donor malah tambah sehat bukannya sakit.
Coba setiap manusia tergerak untuk menyumbangkan darahnya pasti cukup. “Sayang masih banyak di antara kita yang darahnya terbuang begitu saja melalui metabolisme, sesuai dengan periodenya, Sementara darah terus diperbarui sesuai mekanismenya,” ujar Irwan Prayitno.
Irwan Prayitno juga menerima penghargaan 50 kali donor darah.
Sementara itu, wakil ketua PMI Sumatera Barat, Suryadi Asmi menyampaikan penghargaan kepada para pendonor darah. Ada 3 hal tentang kegiatan donor darah, pertama berkaitan dengan kesehatan pendonor.
Selanjutnya, Kedua, salah satu fungsi sosial kemasyarakatan. Ketiga, manfaat spritual, yakni ridho dari Allah SWT. “Kami apresiasi kepada para pendonor sukarela baik 10 atau 100. Pendonor darah kita di atas 1000 pendonor darah sukarela, tepatnya 1.200,” ujar Suryadi Asmi.
Selajutnya, apresiasi kepada pendonor 10, 25, 50, 100 kali. Kepada instansi perbankan, perguruan tinggi, masjid, sampai SMA dan SMK.
“Kegiatan pendonor kita mudah-mudahan akan lebih banyak unit instansi atau lembaga yang secara rutin menyumbangkan darahnya melalui UTD Kita Padang,” ujar Suryadi Asmi, sembari menambahkan, kegiatan lain yang kami lakukan adalah penanganan bencana baik banjir longsor kebakaran dll. Ini adalah salah satu kegiatan PMI dalam rangka menghimpun mengelola para pendonor darah. (fardianto)