DPRD Kabupaten Batang Hari Belajar ke Kabupaten Solok

Foto bersama Ketua DPRD Kabupaten Solok dan Kadis Pendidikan, Sekwan DPRD Kabupaten Solok, Siis, SP, MM, dengan Komisi I DPRD Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, hari Kamis (23/2), 
BIJAK ONLINE (SOLOK)-Komisi I DPRD Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, hari Kamis (23/2), melakukan study banding ke DPRD Kabupaten Solok, guna melakukan tukar pikiran dengan Pemerintah dan DPRD Kabupaten Solok, masalah pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tidak lama akan diselenggarakan tahun ini.
Kedatangan Komisi I DPRD Batang Hari, dipimpin Wakil Ketua DPRD Natang Hari, Elpisina, S.Sos, M.Si dan Ketua Komisi I DPRD Kab. Batang Hari, M. Jafar serta anggota Komisi I DPRD Batang Hari, seperti Adi Susanto, Ahmad Dailami, Syafriandi,  Baharudin, Maknudin, Nasrul, Jangte, SE dan beberapa orang pendamping. Sementara rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Batang Hari, diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok, H. Hardinalis Kobal, SE, MM, Sekwan DPRD Kabupaten Solok, Si is, SP, MM, Kabag Umum, Velma Weldy, Kasubag Pembentukan Perundang-Undangan, Ramli, SH, SE,MM, bertempat di Ruang Rapat Utama kantor DPRD Kabupaten Solok.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Batang Hari, M. Jaafar dalam sambutannya menyampaikan maksud kedatangannya ke Kabupaten Solok, guna mempelajari selingkup pelaksanaan Kabupaten Solok dalam menerapkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Solok. “Kami dari Komisi I DPRD Batang Hari,  menyampaikan rasa terima kasih dan memberi apresiasi atas sambutan dari DPRD Kabupaten Solok, yang sudah menerima kami dengan baik. Semoga hubungan silaturrahmi ini terus berjalan,” jelas M. Jaafar. 
Dijelaskannya, kedatangan rombongan Komisi I ke Solok, guna melakukan Study banding tentang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang tidak lama akan diselenggarakan. “Kami di Kabupaten Batang Hari belum mempunyai pengalaman dalam menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasisi Komputer, karena adanya kebijakan baru maka pada tahun ini akan diselenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer di Kabupaten Batang Hari khusus untuk Pelajar SMP dan SMA, salah satu alasan Komisi I DPRD Kabupaten Batang Hari memilih Kabupaten Solok untuk melakukan Study Banding adalah karena Kabupaten Solok khususnya dan Sumatera Barat pada Umumnya telah terkemuka dibidang pendidikan, untuk itu kami ingin bertanya apa saja kiat-kiat Pemerintah Kabupaten Solok untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer ini ?,” jelas M. Jaafar.
Pertanyaan anggota Komisi I Btang Hari tersebut, dijawab oleh Syahrul Effendi, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga bahwa, Ujian Nasioanal Berbasis Komputer ini merupakan tahun ke-dua dilaksanakan di Kabupaten Solok, setelah sebelumnya SMK Negeri Gunung talang dan SMK Swasta Budi Mulia Suskses mengadakan Ujian Nasional Berbasis Komputer pada Tahun ajaran 2015/2016. 
“Bapak Bupati Solok sudah memerintahkan terhadap Dinas Pendidikan & Olahraga (Dispora) untuk melakukan persiapan terhadap Ujian Nasional berbasis Komputer mengingat pada zaman ini merupakan zaman komputerisasi dengan adanya UNBK ini maka pelaksanaan ujian bisa dilakukan secara efektif dan efisien,” ungkapnya Syahrul Effndi. 
Dijelaskannya, karena akan adanya UNBK, Dispora langsung melakukan invetarisir jumlah ketersediaan Komputer di Sekolah-sekolah yang ada dilingkup Kabupaten Solok dan hasilnya ketersediaan komputer hanya 1/3 saja dari total kebutuhan yang ada untuk itu Dispora berencana untuk melakukan ujian gabungan nantinya antara SMP dan SMA dengan dibagi menjadi beberapa Shift waktu ujian. Dalam kesempatan Ini Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Syahrul Efendi meminta dukungannya kepada Ketua DPRD Kabupaten Solok untuk nantinya membatu dalam pengesahaan anggran pengadaan komputer di Dispora guan memenuhi Jumlah Kebutuhan komputer yang masih belum mencukupi.
Komisi I DPRD Batang Hari juga mempertanyakan bagaimana seandainya suatu daerah belum mampu untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer ? dan bagaimana pelaksanaan Ujian Nasioanal berbasis komputer yang ada di SMA mengingat Kewenangan SMA untuk sekerang ini ditarik oleh Provinsi?. 
Kepala Dinas Pendidikan Syahrul Effendi mengungkapkan sesuai dengan aturan dari Menteri Pendidikan iuntuk pelaksanaan Ujian nasional dilakukan dengan dua sistem, yang pertama dengan sistem Konvensional (manual) dan yang kedua dengan sistim Berbasis Komputer, untuk penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer pada SMA yang menjadi kewenangan Provinsi, pengawasan dan penjaminan mutu pendidikan yang ada di daerah tetap menjadi kewajiban pemerintah daerah ungkapnya, dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga menyampaikan bahwa untuk melaksanakan UNBK tersebut perlu adanya koordinasii dari Kementerian sampai kedaerah, terutama terkait ketersediaan suplay jaringan internet dan arus listrik dan kemudian untuk pelaksanaannya juga harus mengikuti ketentuan dari menteri pendidikan ujarnya dimana untuk pelaksanaan UNBK.  
Ketua DPRD Kabupaten Solok H. Hardinalis Kobal, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kepercayaan Komisi I DPRD Kabupaten Batang Hari memilih Kabupaten Solok guna melakukan study banding dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer. Untuk terlaksananya mutu pendidikan yang baik merupakan tanggung jawab dari seluruh stakeholder, agar terwujudnya sistem pendidikan yang baik perlu adanya implikasi dari Pemerintah daerah, Pihak Sekolah , wali murid beserta seluruh masyarakat serta masyarakat perlu menumbuhkan refleksi diri bahwa para generasi muda merupakan harapan bangsa yang tentunya tidek terlepas dari kualitas pendidikan ujarnya,” jelas H. Hardinalis (wandy)