Kunjungan Safari Ramadan Masjid Raya Taluk, Mahyeldi Sebutkan Program Strategi Pembangunan Sumbar

PARIAMAN–Kota pariaman adalah daerah pariwisata, yang dikenal dengan memiliki potensi keindahan alam disepanjang pantai dan juga ada pulau Anso duo. Karena akses yang ada di sepanjang pantai pesisir selatan hingga Pasaman Barat ini adalah merupakan program strategi dalam rangka menggerakkan wisata di Sumbar.

Oleh karena itu perlu didukung dengan MICE atau Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran, dengan membuat event berkelas nasional dan internasional pada destinasi tersebut serta membantu mempromosikannya.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Asharullah saat melakukan kunjungan safari ramadan 1442 Hijriah/2021 Masehi di Masjid Raya Taluk, Desa Taluk, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Minggu (2/5/2021).

Selain itu, demi kelancaran arus barang dan orang Mahyeldi menyebutkan saat ini sudah dimulai Pelebaran jalan bandara ke Kota Pariaman via pesisir pantai yg sekaligus menunjang pariwisata kota pariaman

“Pelebaran itu dilakukan agar perjalanan dari Kota Pariaman menuju bandara dan sebaliknya bisa lebih mudah diakses sehingga tidak memakan waktu lebih lama, itu mangkanya kita programkan,” sebut Mahyeldi.

Selanjutnya ia juga mengatakan program itu dilakukan sudah melalui proses rapat koordinasi dengan bupati Kab Padang Pariaman dan walikota Pariaman salah satu tujuannya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat

“Kemudian juga untuk mendinamisasi peningkatan pergerakan ekonomi kabupaten dan kota. Insyallah pembangunan ini lancar dengan akses ke Kota Pariaman,” ujar Mahyeldi.

Oleh karena itu Mahyeldi mengharapkan agar masyarakat juga berpartisipasi bisa memberikan dukungan untuk kelancaran pembangunan itu terutama dalam persoalan pembebasan lahan. Namun disamping itu tentu juga sangat penting dukungan penuh dari walikota pariaman dan bupati Pdg Pariaman untuk memberi bantuan-bantuan pengamanan.

“Apalagi di Kab Pdg Pariaman juga ada Makam Syeikh Burhanuddin di Ulakan, ini juga akan menjadi satu jalur nantinya sehingga akan berdampak juga ke Kota Pariaman yang lebih baik lagi,” harap Gubernur.

Selain itu, Walikota Pariaman Genius Umar juga mengatakan di Pariaman juga memiliki visi misi program unggulan Satu Keluarga Satu Sarjana (Saga Saja). Kuliahnya di perguruan tinggi di Universitas Teknik yang berkeahlian.

“Sehingga nanti programnya adalah ketika anak ini tamat tiga tahun kedepan dia bisa bekerja dan Anak inilah yang akan membawa keluarganya keluar dari kemiskinan,” kata Genius.

Ia mengatakan program ini telah diluncurkan sejak tanggal 11 April 2019 yang lalu dengan ditandatanganinya memorandum of understanding (MOU) dengan beberapa perguruan tinggi, baik di dalam Provinsi Sumatera Barat maupun di luar Sumatera Barat.

Program ini sudah berlangsung dua tahun, dalam satu tahun adalah 100 orang, hingga sekarang sudah 200 orang anak-anak di perguruan tinggi yang di sekolahkan oleh pemerintah daerah dan hasil belajarnya sangat memuaskan bahkan IPK nya sampai 3,8. Tahun 2021 ini juga akan dikirim ke Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), dan ke Vokasi Institut Pertanian Bogor (IPB).

“Itu juga sudah dilakukan kerjasama tiga pihak yakni, pemerintah kota, perguruan tinggi dan juga kalangan industri. Kita berharap melalui program ini peningkatan kualitas pendidikan dapat sesuai apa yang harapkan dan dapat menurunkan angka kemiskinan kedepan,” harapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyerahkan batuan Hibah dari Provinsi Sumbar sebanyak Rp20 juta, dan Bank Nagari Rp10 juta kepada pengurus Masjid Raya Taluk untuk pembangunan Masjid.

Turut hadir acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, Kepala Dinas Sosial Jumadi, Kepala Biro Bintal dan kesra Saifullah, Kepala Biro Humas Hefdi, dan tim rombongan Pemerintah Kota Pariaman, Camat Pariaman Selatan serta tokoh masyarakat.