Gubernur Mahyeldi Sudah 17 Tahun Penyelenggaraan Pesantren Ramadhan di Kota Padang

PADANG — Pemerintah provinsi Sumbar mengapresiasi banyak generasi muda yang hadir setiap ramadan. Kalau kita menginginkan daerah ini baik di masa mendatang yang penting dilakukan adalah memberikan perhatian pendidikan kepada generasi muda untuk menjadi generasi taqwa, karena pemuda hari ini akan menjadi pemimpin di masa depan.

Hal ini diungkap Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, di Mesjid Raudatul Jannah di perumahan wisma Indah lestari, Lubuk Buaya, Padang. Jumat (30/4/2021).

Lebih lanjut Gubernur mengatakan Allah berfirman dalam Al Qur’an, janganlah kita tinggalkan generasi dalam keadaan lemah, lemah iman, lemah akhlak, lemah mental, lemah dalam kehidupan dan kelemahan yang lain.

“Jadi, ingatlah pesan Allah pada kita dimana saja posisi dan jabatan kita jangan sampai tinggalkan generasi yang lemah, kita harus menyiapkan generasi yang kuat, berkualitas, beriman dan bertaqwa,” ujarnya.

Tak hanya itu Gubernur menyebutkan tidak akan ada generasi yang kuat jika tidak diupayakan. Cara mengupayakannya dengan membina mereka. Seperti sabda Allah, hendaklah ada sebagian di antara kamu membina generasi muda.

” Alhamdulillah Pemko Padang sudah melakukan pembinaan dengan melaksanakan pesantren ramadan setiap tahunnya. Ini telah dilaksanakan semenjak 2004 masa walikota Fauzi Bahar, sudah 17 tahun tetap berjalan,” jelasnya.

Pemko Padang terus melakukan pesantren ramadan karena itu adalah bentuk pembinaan, upaya yang kita lakukan. Kalau tidak ada pembinaan mereka akan ikut arus dan terpengaruh.

” Ada diantara mereka mengalami kerusakan akhlak dan cara berpikir maka kita  sebagai orang tua, pemimpin, tokoh masyarakat perlu memberikan pembinaan. Sehingga bisa mengajak orang lain melakukan kebaikan,” imbuhnya.

Gubernur juga menyebutkan tidak mungkin orang yang tak punya kekuasaan bisa memerintah. Yang bisa itu pribadi yang kompeten, memiliki kekuatan.

Maka pemerintah menginisiasi dengan adanya Pesantren Ramadan, TPA, Wirid Remaja. Tak hanya itu orang tua dan pemerintah perlu membina generasi muda untuk melakukan kegiatan positif memberi support dan motivasi anak muda agar menjadi generasi berkualitas.

“Kewajiban bagi kita untuk membina mereka. Kita siapkan menjadi presiden dan pemimpin dimasa yang akan datang, semuanya akan diganti,” himbau Mahyeldi.

Mahyeldi mengajak seluruh yang hadir untuk menyumbangkan kebajikan untuk generasi muda, insyaallah mereka akan jadi generasi yang baik.

Perkembangan dari masyarakat yang tinggal di komplek dekat mesjid Raudatul Jannah semakin meningkat. Itu dibuktikan dengan dilengkapinya fasilitas masjid, sudah ada TPA nya juga.

“Beberapa tahun yang lalu saya ke sini, kondisinya jauh berbeda, sekarang sudah bagus, alhamdulillah ini berarti semangat masyarakat untuk beragama luarbiasa di komplek – komplek kota padang. Generasi mudanya juga ramai tadi hadir meskipun sudah di hari 10 yang ke 2. Mudah – mudahan di hari 10 ke 3 nanti mesjid tetap ramai, karena ada malam istimewa di sana yakni malam lailatul qadar,”ungkapnya.

Gubernur menghimbau Kepada kaum muslimin dan muslimah untuk meni gkatkan lagi ibadahnya, zikirnya, tilawah alqurannya, kemudian istigfar dan amalan sunnah lainnya. “Mari kita tunggu malam lailatul qadar yang ada di malam ganjil di 10 terakhir Ramadan,” ujarnya.

Di akhir, Gubernur memberikan bantuan untuk Mesjid Raudatul Jannah senilai Rp. 20.000.000 dari pemprov Sumbar, kemudian Semen Padang Rp. 7.500.000  dan Bank Nagari Rp. 5.000.000

Turut hadir dalam kegiatan tersebut H. Ramal Shaleh, Ketua LKAAM Sumbar, Kepala Biro CSR Semen Padang, Kabiro Umum, Kabiro mental kesra, Kabag Relasi Muda, Ketua Cabang Bank Nagari Siteba.