Reses III Pun Ardi : Masyarakat Keluhkan Modal Usaha

Padang – Anggota DPRD Kota Padang Pun Ardi melaksanakan reses selama 4 hari terhitung tanggal 3 sampai dengan 6 September 2020.

Dilaksanakan pada 5 wilayah RT di Parupuk Tabing dan dihadiri 100 orang lebih pada setiap pertemuan dan didampingi oleh Lurah, (4/9/2020).

Masyarakat setempat menyampaikan aspirasi mereka berupa pembangunan drainase kompleks, pendidikan online, modal usaha serta betonisasi pada 4 kompleks perumahan.

Terkait persoalan drainase, urai Pun Ardi, sudah merupakan program Wako Padang. Masyarakat dilingkungan tersebut agar memasukkan hadil rakorbang kelurahan yang terangkum dalam e-planing.

Dimana lokasi yang belum terakomodir pembangunannya. Berkas kelengkapan administrasi tersebut juga haru masuk pada anggota dewan guna memudahkan realisasinya.

Persoalan dari merupakan kebijakan nasional dan kita tidak bisa ambil kebijakan sendiri. Perlu diperhatikan oleh pemerintah dan wakil rakyat di pusat. Bagaimana terwujud sesegera mungkin tatap muka sesuai protokol kesehatan, terutama siswa SD dan TK.

Dikuatirkan loss generasi karena generasi millenium ini sering pegang handphone. “Mari kita bersama menjaga anak-anak serta berdoa dan berusaha”, ajak Pun Ardi.

Reses hari ketiga tanggal 5 September 2020 dilokasi Kelurahan Bungo pasang RT03 RW 6 menjemput Aspirasi. Usulan masyarakat berencana pembenahan lampu jalan dan riol
Mendukung program pembrantasan Riba dengan konsep wakaf uang.

Mereka akan mengada gerakan 2000 per keluarga guna mengentaskan masyarakat agar tidak terjerat riba dan utang berbunga

Mereka juga berencana menjadikan fasum di samping Masjid Alfalah menjadi lapangan serba guna. Semua usulan tersebut dimasukan dalam musrembang kelurahan semua usulan yang telah ditampung akan dimasukan dalam e – Planning.

“Alhamdulillah, pelaksanaan reses hari kedua menjemput Aspirasi berjalan lancar dan sukses walau cuaca kurang mendukung.

Pelaksanaan Reses hari kedua tanggal 4 September 2020 di Masjid Amal Muslimin RW VII di Kelurahan Parupuk Tabing bersama jamaah masjid dan warga RW VII. Diawali dengan makan bersama sesudah shalat magrib berjamaah. Warga sangat antusias dalam menyampaikan program dan kebutuhan masyarakat yang perlu di sampaikan ke Anggota Dewan sebagai penyambung lidah masyarakat.

Diantara usulan dan keinginan masyarakat berupa pembenahaan drainase untuk pengendalian banjir di RW VII. Penyediaan bibit ikan untuk kelompok Pemuda. Penyediaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran seperti kerjasama dengan usaha yang mempekerjakan padat karya.

Pembentukan Posyandu di RT/ RW, pembentukan Kelompok Wanita Tani ( KWT) sebagai wadah para ibu untuk berkarya tani.

Pengaspalan jalan disamping Gedung Serbaguna dan semua usulan tersebut akan dilanjutkan untuk dibahas pada musrembang kelurahan seperti yang disampaikan Lurah Parupuk Tabing Buderi Himra.