Wako Genius Umar Buka Visitasi & Verifikasi PWA “Peduli Wisata Award

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) —  Walikota Pariaman Genius Umar membuka secara langsung acara Visitasi dan Verifikasi PWA “Peduli Wisata Award” Tahun 2020 di Aula Balaikota Pariaman, Selasa (15/9/2020).

“ Hari ini penilaian dari Provinsi Sumbar untuk Visitasi dan Verifikasi PWA “Peduli Wisata Award” Tahun 2020 untuk Pemerintah Kota Pariaman “, ungkapnya.

Genius Umar menyampaikan ada sembilan daerah dinilai untuk PWA Tahun 2020 termasuk Kota Pariaman. Semoga kabupaten/kota masuk nominasi sembilan besar mudah- mudahan dalam penilaian ini Kota Pariaman bisa menjadi utama atau nomor satu di Provinsi Sumbar

“ Kami Pemerintah Kota Pariaman dan DPRD sepakat bahwa visi Pariaman adalah menuju daerah pariwisata ini sesusi komitmen bersama DPRD konsisten mengeluarkan berbagai program yang diikuti oleh pembiayaan untuk menjalankan program-program pariwisata dan program pariwisata ini tentu akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat “, sebutnya.

“ Kita mendapatkan apresiasi dari Provinsi apa yang telah dikerjakan oleh Pemko Pariaman termasuk dari sembilan kabupaten/kota yang dinilai dari tim Provinsi Sumbar “, ulasnya.

Lebih Lanjut, ia juga menjelaskan program-program pariwisata ada dari penataan kawasan, membuat destinasi baru, membuat berbagai iven, dan berbagai potensi yang ada di Kota Pariaman yang dijadikan produk wisata.

Namun karena masih dalam pandemi Covid-19, kita mengalami tublensi sejak beberapa bulan yang lalu dan sekarang kita bangkit kembali untuk mengembangkan pariwisata dengan standar protokol kesehatan. Yang pasti dari tahun lalu kegiatan pariwisata menurun tetapi mudah-mudahan kedepan bisa kembali bangkit.

“ Pemberdayaan SDM merupakan bagaimana kita melakukan sosialisasi engenering atau peningkatan kapasitas para pelaku wisata, kapasitas masyarakat Kota Pariaman dan kapasitas aparatur untuk siap menjadi daerah tujuan wisata dan perlu kita lakukan berbagai pelatihan dan sosialisasi untuk itu. Termasuk bagaimana kapasitas pelaku restoran dan lainnya untuk melakukan standar pelayanan minimum sapta pesona dibidang pariwisata “, pungkasnya mengakhiri (rika)