Catatan Yal Aziz: Meneropong Peluang Agusrin-Imron di Pilgub Bengkulu

RASANYA, pernyataan Ketua tim ses Agusrin-Imron Haji Suharto SE yang optimis pasangan Agusrin-Imron bakal menang di Pilgub Bengkulu, 2020-2024 merupakan hal yang wajar dan syah-syah saja. Apalagi alasan dari Haji Suharto SE, karena Agusrin dan Imron merupakan figur yang telah punya pengalaman atau punya jam terbang di pemerintahan.

Kemudian lagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, Agusrin Maryono Najamudin dan Imron Rosyadi, diusung oleh Partai Gerindra, PKB dan Perindo serta didukung dua partai non-parlemen PBB dan Gelora.

Dari sisi data, pasangan Agusrin-Imron mendapat dukungan dari 3 parpol di DPRD Provinsi Bengkulu dengan jumlah 12 kursi dengan rincian Partai Gerindra dengan 6 kursi, PKB 4 kursi dan Perindo 2 kursi.

Kemudian, masyarakat Bengkulu sudah tahu hasil kinerja Agusri waktu jadi Gubernur Bengkulu dulu dan begitu juga dengan Imron Rosyadi waktu jadi Bupati di Bengkulu Utara. Kedua figur ini dinilai punya talenta dan kualitas untuk membangun Provinsi Bengkulu.

Dari sisi etnis, Provinsi Bengkulu dihuni oleh masyarakat multi etnis. Maksudnya, ada etnis asal Bengkulu Selatan dan Utara, suku rejang, lebong, Lembak, Pekal, Muko-muko, Kaur, Minang, Jawa dan Batak. Semua etnis terhimpun di timses pasangan Agusrin-Imron.

Jadi jika timsesnya Haji Suharto SE menyatakan sikap optimisnya pasangan Agusrin dan Imron menang di Pilgub Bengkulu, merupakan hal yang wajar dan logis. Apalagi Agusrin sosok pejabat yang dekat dengan para wartawan.

Saya waktu menjadi Pemimpin Radaksi Harian Bengkulen Post pernah dikunjungi Agusrin di kantor dan waktu itu juga berdialog dengan para wartawan.Bahkan waktu berkunjung ke Harian Bengkulen Post tersebut, Agusrin meyebutkan kalau leluhurya berasal dari Pagaruyung.

Kini persoalan Pilgub Bengkulu terletak ditangan masyarakat Bengkulu, apakah akan mempercayai pasangan Agusrin-Imron jadi gubernur Bengulu? Kita tunggu. (penulis wartawan tabloidbijak.com)