Ansor Padang Pariaman Gelar Pelatihan Jurnalistik Tingkatkan Kemampuan Menulis

TABLOIDBIJAK.COM (Padang  Pariaman)—Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda  (PC GP) AnsorKabupaten Padang Pariaman Alva Anwar menyebutkan, peningkatan kemampuan menulis kaderAnsor Padang Pariaman penting dilakukan.

Demikian diungkapkan Alva Anwar pada penutupan Pelatihan Jurnalistik  Ahad (16/8/2020) di Kuraitaji, Pariaman. Pelatihan Jurnalistik berlangsung sejak Sabtu (15/8/2020) dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-75.

Dikatakan, dengan Pelatihan Jurnalistik dapat  memberikan bekal pengetahuan terkait menulis berita dan menulis di media massa.

Tampil sebagai narasumber selain Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pariaman/Kabupaten Padangpariaman Ahmad Damanhuri dan Pimpinan Redaksi Sitinjausumbar.com Armaidi Tanjung.

“Alhamdulillah, pelatihan jurnalistik ini mampu memberikan wawasan dan memotivasi kader untuk mulai menulis. Ke depan diharapkan akan lahir kader Ansor Padang Pariaman yang memiliki kemampuan menulis dengan baik,” tutur Alva Anwar.

Ketua PWI Perwakilan Kota Pariaman/Kabupaten Padang Pariaman Ahmad Damanhuri Tuanku Mudo mengungkapkan, kader  Ansor Kabupaten Padang Pariaman harus membuat tulisan terkait dengan berbagai kegiatannya. Hal ini penting dilakukan untuk menularkan informasi terkait apa yang sudah dilakukan pengurus Gerakan Pemuda Ansor.

Menurut Ahmad Damanhuri, Ansor Padang Pariaman harus membuat media sendiri, minimal media sosial atau media online yang saat ini dengan mudah dibuat asal ada kemauan. Sehingga lebih leluasa dalam menyampaikan informasi organisasi dan aktifitas kader Ansor Padang Pariaman.

“Karena itu, kemampuan menulis sangatlah penting dimiliki kader Ansor. Agar memiliki kemampuan menulis, maka harus didahului dengan aktifitas banyak membaca. Orang yang tidak banyak membaca, tentu akan sangat sulit menulis,” kata Ahmad Damanhuri yang juga mantan Ketua PC GP Ansor Padang Pariaman ini.

Ketua Penasehat GP Ansor Padang Pariaman Zeki Aliwardana

menambahkan, kemampuan menulis kader Ansor Padang Pariaman memang harus ditingkatkan. Karena kenyataannya masih sulit menemukan kader Ansor Padang Pariaman yang mampu menulis di media massa, baik media cetak maupun media siber.

“Padahal dengan menulis tersebut kader Ansor juga turut meningkatkan literasi berbahasa  generasi muda Indonesia. Rendahnya kemampuan menulis akibat tidak adanya budaya membaca  di kalangan kader Ansor  disebabkan lingkungan yang kurang mendukung. Saya sendiri awalnya memang tidak terbiasa dengan membaca buku. “ujarnya. (rel/aa)