Program Pool Tes di Kabupaten Solok Tembus Angka 1.684 Sampel

TABLOIDBIJAK.COM (Arosoka)—–Pemda Kabupaten Solok tak menampik bahwasanya Pelaksanaan test swab telah menembus angka seribu lebih dan fakta ini telah muai meresahkan publik. Bahkan, peningkatan yang signifikan terjadi sejak Pemkab Solok melaksanakan Program Pool Test dan tercatat sebanyak 1.684 sampel.

“Pool test tersebut dilaksanakan dari tanggal 6 – 15 Juli 2020 di seluruh Nagari di Kabupaten Solok,” kata jubir covid-19, Syofiar Syam, S.Sos, M.Si yang juga Kabag Humas Pemkab Solok.

Menurut Syofiar Syam, berdasarkan laporan, Kamis, 9 Juli, 2020, jumlah ODP sebanyak 2 (dua) orang dan PDP yang dirawat sebanyak 2 (dua) orang, PDP Isolasi Mandiri tetap sebanyak 1 (satu) orang dan pasien Positif sebanyak 9 (sembilan) orang,

Selain itu, untuk kasus PDP dirawat, yakni : 1.Perempuan, umur 45 tahun, alamat Nagari Muaro Panas, dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir (dari tanggal 5 Juli 2020), 2. Laki-laki, umur 64 tahun, alamat Nagari Sulit Air, dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir, sejak 9 Juli 2020)

Kemudian, kata Syofiar lagi, untuk keterangan PDP Isolasi mandiri, yakni seorang perempuan, umur 62 tahun, alamat Nagari Muara Panas, pasien masuk IGD RS. M Natsir tanggal 22 Juni 2020. “Tapi yang bersangkutan menolak dilakukan perawatan dan diambil test swabnya. “Namun pasien tetap dalam pengawasan tim medis,” tambahnya.

Berdasarkan data, untuk kasus pasien Positif Covid-19 warga, warga masyarakat Kabupaten Solok masih tetap sebanyak 9 (sembilan) orang, yang terdiri dari meninggal 3 (tiga) orang dan sembuh 6 (enam) orang, serta telah dilakukan rapid tes kepada 71 orang dan swab tes kepada 1.046 orang,

Secara terpisah, Bupati Solok, mengungkapkan, berdasarkan Keputusan Gubernur Sumbar No. 180-378-2020 tanggal 7 Juni 2020, telah diberlakukan pelaksanaan new normal di Provinsi Sumbar. “Tapi untuk Kabupaten Solok sendiri, kita berpedoman pada Perbup Nomor 25 Tahun 2020, l 3 Juni 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Pola Hidup Baru,” katanya.

Selain itu, kata bupati, juga telah dilaksanakan rapat evaluasi pelaksanaan new normal di Kabupaten Solok, 1 Juli 2020 lalu di Gedung Solok Nan Indah Arosuka.”Semua kepala SKPD untuk melaksanakan kegiatan yang menelan biaya agar berpedoman kepada aturan yang ada, dan untuk kegiatan Monitoring, Edukasi dan Sosialisasi agar kembali dilaksanakan, ” tegasnya.

Kemudian bupati juga menghimbau, agar tetap patuh mengikuti protokol kesehatan covid-19 dalam beraktifitas.”Jaga kesehatan dan pola makan serta biasakan berolahraga ringan,” ajak Bupati Solok. (nisa ramayana)