Kepala Dispora Kanderi : PBM SD & SMP Kota Pariaman Dimulai Senin Depan

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) —Proses Belajar Mengajar (PBM) SD dan SMP Kota Pariaman, Senin,  (13/7/ 2020)  mendatang dimulai.Satuan pendidikan terkait wajib memastikan ketersediaan sanitasi dan kebersihan serta memastikan warga satuan pendidikan menerapkan protokol kesehatan terkait kesiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi dalam Rapat Persiapan Pelaksanaan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020 – 2021, Selasa (7/7/2020) di Ruang Rapat Walikota Pariaman.

Hadir dalam rapat itu, Kakankemenag Miswar, Kepala Dinas Kesehatan, Syahrul, Kepala Dinas Satpol PP Damkar,Elfis Candra, Sekretaris Dikpora, Hartati Taher, Sekretaris BPBD, Nawawi, Sekretaris Dinas Satpol PP Damkar Kabid Dikdas Dikpora, Yurnal, Kabid IKP Dinas Kominfo, Eka Putra Pernanda, dan Kepala Sekolah SD, SMP/SMK se Kota Pariaman.

Kanderi mengatakan pelaksanaan proses belajar mengajar SD dan SMP Kota Pariaman secara teknisnya diatur masing-masing sekolah namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

” Pemerintah melalui Dinas Dikpora Kota Pariaman dan dinas terkait akan tetap memantau serta mensosialisasikan ke sekolah-sekolah “, ujarnya.

Pihaknya tetap akan menerapkan protokol kesehatan, dimana setiap siswa yang akan memasuki sekolah, suhu siswa akan diukur melalui Thermo Gun yang ada di setiap sekolah, dan siswa diwajibkan memakai masker, dan mencuci tangan pakai sabun serta menyemprotkan cairan disenfektan pada telapak sepatu dan tas siswa.

Berikut Konsep Pembelajaran Tatap Muka Satuan Pendidikan di Kota Pariaman Tahun Pelajaran 2020/2021 :

Pertama, Izin dari Tim Gugus Tugas Kota Pariaman untuk mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Kemudian, Kesepakatan Komite Sekolah dengan Satuan Pendidikan. Setelah itu, orang tua peserta didik membuat surat pernyataan kesediaan mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah.

Selain itu,Tim Gugus Tugas Kota Pariaman melakukan Tes Swab untuk semua pendidik dan tenaga kependidikan sebelum Tahun Pelajaran baru dimulai. Disamping itu, Sebelum memasuki Tahun Pelajaran baru, 13 Juli 2020, satuan pendidikan harus di sterilkan (semprot disinfektan)

Ditambahkan, Satuan pendidikan membentuk SK Tim gugus Tugas tingkat satuan pendidikan dan dibekali pengetahuan tentang SOP pekerjaan oleh Tim Gugus Tugas Kota Pariaman. Berikutnya, Satuan pendidikan menyediakan tempat Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) setiap kelas

Selanjutnya, Satuan pendidikan harus memiliki thermo gun untuk mengukur suhu siswa dan pendidik serta tenaga kependidikan sebelum masuk kelas Ditambahkan juga Satuan pendidikan menyediakan masker untuk siswa yang tidak memakai masker, penjelasan berikutnya, Satuan pendidikan  membuat informasi mengenai standar kesehatan   (Erwin)