dr Antoni SpOG Segera Buka Praktik Layanan Spesialis Kandungan Di Sawahlunto

TABLOIDBIJAK.COM ( Sawahlunto) Ada kabar baik khususnya untuk para Ibu hamil atau Bumil di Kota Sawahlunto. Dalam waktu dekat ini, Bumil tak perlu pergi jauh menempuh puluhan kilometer hanya untuk konsultasi, memeriksa kehamilan dan penyakit kandungan.

Mereka cukup datang dan periksa di Sawahlunto. Karena di Sawahlunto akan ada tempat praktik layanan kesehatan spesialis kandungan.

dr. Antoni Kurniawan SpOG, seorang dokter spesialis bidan dan penyakit kandungan di RSUD Sawahlunto kini tengah mempersiapkan tempat praktik untuk layanan spesialis kandungan untuk masyarakat umum.

Alamat domisili tempat praktik sesuai dengan surat Izin praktik (SIP) berada di Pasar Remaja, Kelurahan Pasar, Kecamatan Lembah Segar, tepatnya di sebelah Bank BNI Cabang Pembantu Kota Sawahlunto.

Tempat praktik ruangan kerja dr. Antoni, SpOG akan dilengkapi dengan peralatan canggih dan modern, seperti fasilitas layanan pemeriksaan kandungan menggunakan USG 4 dimensi.

Dijelaskan, sama seperti USG 2 dimensi atau 3 dimensi, USG 4 dimensi menggunakan gelombang suara untuk menampilkan kondisi kehamilan, mulai dari keadaan rahim, wujud janin, hingga gangguan yang terjadi di dalam kandungan.

Teknologi pada USG 4 dimensi lebih canggih, guna mendapatkan hasil pemindaian yang lebih jelas.

Antoni mengatakan, masih mengerjakan persiapan tempat praktik sambil menunggu kedatangan pesanan barang berupa alat – alat praktik yang membutuhkan waktu agak lama.

” Mudah mudahan, dalam satu bulan kedepan selesai dan kita sudah bisa praktik. Paling tidak, target sebelum lebaran haji tahun ini, sudah bisa dimulai, ” ujar Antoni, dalam sebuah perbincangan dengan awak media ini di GPK Sawahlunto, Senin (15/6)

Rencana dr Antoni untuk berinvestasi dengan membuka usaha pelayanan kesehatan spesiallis kandungan di Kota Sawahlunto patut didukung dan pantas diberikan diapresiasi. Sebab, tidak banyak tenaga dokter spesialis mau menetap di Sawahlunto, meskipun telah bertahun-tahun dinas tugas di RSUD Sawahlunto.

Dalam beberapa tahun terakhir saja misalnya, tidak ada satupun tenaga spesialis kandungan mau membuka tempat praktek di Kota Sawahlunto, kecuali layanan pemerintah, Poliklinik Kebidanan dan Kandungan di RSUD Sawahlunto.

Terakhir sempat beroperasi adalah tempat praktik dr Zola SpOG di Silungkang. Namun dalam beberapa tahun terakhir sudah ditutup, karena dr Zola sudah pindah bertugas ke daerah lain.

Mungkin karena kota kecil, jumlah penduduknya cuma sekitar 65 ribuan, Kota Sawahlunto dinilai kurang menjanjikan secara usaha dan bisnis dijadikan sebagai tempat investasi jangka panjang.

Namun, tidak begitu dengan dr Antoni yang ingin mengabdikan dirinya hingga pensiun di Kota Sawahlunto. Meski bukan berasal dari Kota Sawahlunto, Antoni tampak menyatu dengan kultul dan budaya masyarakat Sawahlunto yang multi etnis.

Lama bekerja sebagai dokter jaga di Instalasi UGD RSUD Sawahlunto, Antoni sangat familiar oleh masyarakat kota Sawahlunto. Ia dikenal sebagai dokter muda berpenampilan menarik dan ramah terhadap pasien.

” Saya ingin mengabdikan diri saya untuk Kota Sawahlunto, bahkan saya ingin sampai pensiun di kota ini. Anak dan istri sudah saya bawa pindah kesini. Insya Allah, saya akan praktek Senin – Minggu, kecuali saya tidak berada di tempat,” kata Antoni, penuh dengan semangat, ketika dijumpai di GPK Sawahlunto, Senin (15/6)

Antoni menjelaskan alasanya kenapa ingin membuka praktik di Kota Sawahlunto. Ia mengatakan, ingin lebih meningkatkan dan memfasilitasi pelayanan kebidanan dan penyakit kandungan di Kota Sawahlunto untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi di Kota Sawahlunto

” Di era pandemi corona saat ini banyak dukungan dan permintaan dari masyarakat untuk membuka praktik di Kota Sawahlunto agar masyarakat tidak perlu berjauh – jauh lagi ntuk konsultasi kehamilan dan penyakit kandungan,” jelas dokter muda kelahiran Kota Pekanbaru 1 Juli 1983 ini.

Keberadaan tempat praktik dokter spesialis kandungan di Sawahlunto memang sangat langka dan tidak ada sama sekali, kecuali pelayanan poli di RSUD Sawahlunto.

Masyarakat Kota Sawahlunto, khususnya ibu hamil yang butuh konsultasi atau ingin memeriksakan USG kehamilan dan kandungannya harus berjuang menempuh 25 – 30 kilometer untuk datang ke tempat praktik dokter spesialis kandungan yang ada di Kota Solok.

Kondisi ini tentunya menambah beban pasien seperti jumlah biaya, waktu dan tenaga. Tak jarang, mereka ibu hamil terpaksa dirujuk melahirkan di Kota Solok.

Walikota Sawahlunto Deri Asta menyambut baik keinginan dr Antoni yang akan membuka praktik layanan spesialis kandungan di Sawahlunto. Deri mengatakan, pemerintah tentunya akan memberikan kemudahan terutama dalam perizinan. Keberadaan tempat praktek nantinya, jelas Deri, akan memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar Pasar Remaja.

” Ini sangat baik sekali dan sangat membantu kinerja pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat khususnya mereka ibu- ibu hamil di Kota Sawahlunto, “ujar Walikota Deri Asta Selasa, (16/6)

dr. Antoni Kurniawan SpOG menikah dengan Apriani Kemala Dewi A.Md. Mereka dikarunia seorang anak laki laki bernama Alvaro Kenzie Syan. Antoni lulusan S1 Fakultas Kedokteran Baiturahmah Padang tahun 2007.

Ia tercatat memulai karir sebagai pegawai kontrak di RSUD Sawahlunto sebelum diangkat menjadi CPNS di tahun 2009. Antoni kemudian mendapatkan beasiswa dari pemko Sawahlunto untuk melanjutkan pendidikan S2 Program Studi Spesialis Kebidanan FK Unand ( Januari 2013-Agustus 2017). (hendra)