Ketua DPRD Fitri Nora, Terkait Polemik Baznas, Akan Panggil Walikota Pariaman Genius Umar

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Ketua DPRD Kota Pariaman, Fitri Nora, terkait polemik Baznas Kota Pariaman dengan  Walikota Genius Umar antara  Pengurus Baznas, bentukan Mukhlis Rahman semasa menjabat Walikota Pariaman, berjanji akan memanggil Walikota Genius, untuk didengar persoalan yang sebanarnya., dalam waktu dekat ini.

Penegasan itu disampaikan Fitri Nora, dalam wawancara khusus di rumah pribadinya, di Jalan By Pas Pariaman, Sabtu (15/5/2020). Fitri Nora mengaku sudah mendisukusikan juga dengan rekan-rekan anggota DPRD Kota Pariaman, tentang Polemik Baznas Kota Pariaman itu.

“Tunggulah, kita akan penggil Walikota Pariaman, Genius Umar, untuk didengar keeterangannya, apa sebenarnya yang diinginkan Genius Umar terhadap Baznas Kota Pariaman,” ujar Fitri Nora  seruis.

Menurut Fitri Nora ada mendengar segelintir informasi, bahwa pengangngkatan Pengurus yang sekarang, H. Asman Tyahya, H. Jamohon dan H. Khaidir, ada cacat hukum. Kalau memang ada cacat, Fitri Nora minta persoalan ini dibuktikan di pengadilan. Artinya pihak Pemko Pariaman melaporakan kepada pihak penegak hukum untuk menyelidiki.

“Jadi akan lebih jelas nanti di pengadilan, dimana letak cacatnya, sehingga tidak berkembang nada sumbang yang bisa menjadikan fitnah, terhamap  Mukhlis Rahman semasa menjadi Wali Kota Pariaman. Tetapi kalau bisa diselesaikan dengan musyawarah, itu juga lebih baik,” tukuk perempuan yang suka goyon ini.

Kemudian Fitri Nora juga menyarankan kepada Pengurus Baznas Kota Pariaman, untuk bisa mencairkan dana Baznas Rp 3 Milyar yang ada di Bank kepada orang yang berhak menerimanya disamping penyelesaian kepengurusan tetap berjalan.

“Jangan ada hak orang lain dipermaikan, oleh kita yang dipercaya sebagai pelayan masyarakat. Apalagi dalam suasaana Covid 19 ini, pasti asnaf yang delapan itu sangat mebutuhkan terhadap pembagian dana zakat tersebut.

Pada sisi lain Fitri Nora, juga setuju dalam hal memasukan orang-orang Genius Umar ke dalam Baznas Kota Pariaman, tanpa menggusur pengurus yang sekarang, tetapi dengan jalur Pengganti Antar Waktu (PAW) disebabkan, posisi yang ditingalkan Humayun Akbar, ada yang bisa diisi dan kemungkinan bisa menambahkan satu orang lagi, sehinggal Pengurus Baznas Kota Pariaman menjadi 5 orang.

“Untuk apa digusur Pengurus Baznas Kota Pariaman seperti H. Asman Yahya, H. Jamohor dan H. Khaidir. Kalau pengurus yang sekarang tidak mau legow artinya mengundurkan diri secara ikhlas, sehingga Genius Umar, bisa lebih leluasa memasukan orangnya secara utuh,” tukas Fitri Nora lagi

Berbicara pesan berantai melalui WashatApp ASN Kota Pariaman yang menginformasikan bahwa gaji PNS mulai bulan Mei 2020 tidak lagi dipotong 2,5% zakatnya. Fitri Nora tidak mau menanggapi hal itu, kami akan pertanyakan nanti setelah Walikota Genius Umar didengar keterangannya.

“Maaf kalau hal itu, nanti saja didengar keterangang Wali Kota Genius,” ucap Fitri Nora yang mengaku  juga pernah menjadi aktivis sebelum terpilih menjadi anggota DPRD Kota Pariaman.

Ketua Ormas Laki Kota Pariaman, Azwar Anas yang dihubungi secara terpisah mengatakan minta antara dua kubu Wali Kota Genius Umae dengan Pengurus Baznas bentukan Mukhlis Rahman, legowo dan duduk satu meja kemabli.

“Karena masyarakat dalam asnaf yang delapan sangat membutuhkan bantuan dana zakat, apalagi dalam kondisi Covid 19 ini,” ujar Azwar Anas (aa)