Kadis Sosial Afnil, 4.800 KK Penerima Bansos, Disalurkan Melalui PT Pos, BNI & BRI

TABLOBIJAK.COM (Kota Pariaman)— Sebanyak 4.800 KK penerima Bantuan Sosial (Bansos) Tunai dari Kementerian Sosial (Kemensos) Pusat, segera menerima melalui tiga BUMN telah ditunjuk Kemensos melalui PT. Pos Indonesia Cabang Pariaman, BNI, dan BRI.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pariaman Afnil. Dalam wawancara di ruangan kerja Rabu (6/5/2020), Afnil menyebutkan ada 4.800 KK penerima Bansos dari Kemensos untuk Kota Pariaman.

“Dari 4.800 KK yang ada di data, baru 3.997 KK masyarakat penerima Bansos dikirim Kemensos untuk penyaluran dana tahap pertama PT. Pos Indonesia Cabang Pariaman, karena penyaluran ini dibagi atas tiga tahap. Dan untuk tekhnis penyaluran dana ini kami dari Dinsos menyerahkan sepenuhnya kepada PT.Pos, walaupun begitu kordinasi kami dari Dinsos BUMN penyalur tetap terjalin terkait bantuan ini”, terang Afnil.

Setelah dikonfirmasi dengan Kepala PT.Pos Indonesia Cabang Pariaman Roza Matra pada hari sama di ruang kerjanya, Roza juga menyatakan hal yang sama dengan apa yang dikatakan oleh Kepala Dinsos Kota Pariaman Afnil.

“Secara resmi kami menyalurkan bansos tunai ini dari Kemensos hari Jumat (8/5) setelah melalui proses administratif, akan tetapi untuk masyarakat penerima bansos yang telah selesai proses administratif dan dekat dengan lokasi kantor kami, kami akan coba salurkan hari ini (Rabu, 6/5) melalui petugas kami dan langsung diantar kerumah mereka masing-masing, dan bagi penerima bansos yang alamatnya kurang jelas bagi kami, kami akan kordinasikan dengan desa dan kelurahan setempat”, jelas Roza Matra.

Ada tiga pola atau tekhnis penyaluran bantuan yang akan kami lakukan agar cepat selesai dan tersalurkan kepada masyarakat dengan cepat. Pertama kami akan bayarkan melalui PT.Pos untuk masyarakat yang dekat tinggalnya dengan lokasi kantor kami, kedua untuk alamat yang masih kurang lengkap akan dicari dan langsung diantar oleh petugas kami, dan yang ketiga kami akan langsung turun ke desa dan kelurahan untuk melakukan kordinasi dengan pihak desa dan kelurahan bagi alamat penerima yang memang tidak  jelas, dan meminta bantuan dari desa dan kelurahan untuk menyalurkannya kepada penerima bansos tersebut.

Yang menjadi kendala kami saat ini adalah masalah waktu dan tenaga, untuk tambahan tenaga kami rekrut dari Tenaga Harian Lepas (THL, kemudian seluruh petugas pos juga dilibatkan untuk bekerja, bahkan dihari liburpun mereka juga harus bekerja menyalurkan bantuan ini.

“Harapan kami semoga bantuan ini bisa tersalurkan secepatnya dan selesai sebelum lebaran, agar ada manfaatnya buat masyarakat yang menerimanya”, tutup Roza Matra. (Desi)