Walikota Genius Umar Gelar Rapat Terbatas, Soal PSBB Kota Pariaman

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) — Pemerintah Kota Pariaman menggelar rapat terbatas terkait sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) melalui vidio conference (vidcon) bersama camat, kepala desa dan lurah se Kota Pariaman di ruang rapat Walikota, Jumat (24/4/2020).

Rapat dipimpin Walikota Pariaman Genius Umar didampingi Sekdako Pariaman Fadli, Kepala DPMDes Efendi Jamal, Kepala Dinas Sosial Afnil, Kepala Dinas Kominfo Hendri dan Kepala BPKPD Buyuang Lapau.

“Kita  melakukan rapat terbatas bersama camat, kepala desa dan lurah se Kota Pariaman melalui vidio conference (vidcon)  untuk melakukan evaluasi total terhadap penanganan Covid-19, terutama mengenai Sosialisasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Pariaman “, ungkap Genius Umar.

Hal ini menyusul Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 180-297-2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Provinsi Sumatera Barat dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) selama 14 (empat belas) hari terhitung mulai tanggal 22 April 2020 sampai dengan tanggal 5 Mei 2020.

Pemerintah Kota Pariaman jauh hari telah melakukan pembatasan aktifitas kantor dengan cara work from home (WFH) dan meliburkan anak-anak sekolah.

Kemudian menghimbau kepada para perantau kami harapkan langsung melakukan isolasi mandiri dirumahnya. Kepala desa melaporkan kepada camat dan BPBD jumlah perantau yang datang.

” Mulai besok pemerintah pusat telah melarang aturan perantau ini, tidak ada kendaraan umum baik laut, darat dan udara yang beroperasi ditingkat provinsi sebagai upaya untuk mengurangi para perantau pulang ke kampung halaman “, sambungnya.

Selain itu, berdasarkan keputusan MUI, kita juga menghimbau masyarakat untuk menghentikan sementara waktu kegiatan keagamaan ditempat ibadah mesjid dan mushalla, melaksanakan sholat jumat dan taraweh berjamaah dirumah masing-masing.

Untuk beberapa fasilitas umum, lanjut Genius, yang boleh beroperasi hanya untuk kegiatan pengolahan penyaluran dan pengiriman bahan pangan makanan minuman dan energi seperti gas elpiji serta komunikasi teknologi, keuangan, perbankan, dan sistem pembayaran, logistik, bahan bangunan dan bahan penting lainnya.

” Pelaku usaha wajib mengikuti ketentuan pembatasan kegiatan seperti mengutamakan pemesanan barang secara daring atau jarak jauh dengan faslitias take away, tidak menaikan harga barang, melakukan deteksi pemantauan suhu tubuh, wajib menggunakan masker bagi pelaku usaha dan pembeli serta melakukan kegiatan olahraga secara mandiri dan tidak berkelompok “, terangnya (erwin)