PDP Kota Pariaman Menunggu Swab Laboratorium UNAND Padang

 

TABLODBJAK.COM (Kota Pariaman) — Untuk mengklarifikasi pemberitaan di Facebook dan media online menyangkut adanya informasi yang disebarluaskan tentang seorang PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) atas nama SO di Kota Pariaman, agar tidak terjadi simpang siur informasi, maka perlu dilakukan pelurusan sesuai dengan fakta dan aturan yang berlaku, maka masyarakat perlu tahu informasi yang sebenarnya.

Demikian disampaikan Kadis Kominfo Kota Pariaman, Hendri dalam ketrangan persnya, Minggu (19/4/2020).

Dikatakan, postingan di salah satu akun FB, yang menyatakan PDP atas nama SO sudah dinyatakan Positif COVID-19 informasi itu  tidak benar. Perlu dilakukan klarifikasi dan pelurusan informasi Dinas Kominfo Kota Pariaman, agar tidak terjadi simpang siur berita dan dapat meresahkan masyarakat.

Lebih jauh disampaikan, Fakta yang sebenarnya setelah berkomunikasi dengan yang bersangkutan dapat dijelaskan bahwa, awalnya kemaren, Sabtu (18/4/2020) yang bersangkutan merasakan kurang sehat dengan peningkatan suhu tubuh dan tenggorokan kering dan pergi berobat ke RSUD Sadikin, Kota Pariaman.

Setelah dilakukan pemeriksaan, karena kondisinya mengarah pada gejala COVID-19, pasien ditangani sesuai dengan protokol COVID-19, dan dilakukan rapid tes kemudian dirujuk ke RSUD Pariaman untuk dilakukan pemeriksaan dan pengambilan Swab.

Dari hasil rapid tes yang dilakukan, menurut keterangan Kadis Kesehatan Kota Pariaman, Syahrul yang dihubungi melalui telepon seluler menyatakan PDP atas nama SO hasilnya Negatif. Namun untuk pemeriksaan lebih akurat menunggu hasil pemeriksaan Swab yang dilakukan Laboratorium UNAND Padang.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut sesuai dengan penanganan COVID-19, yang bersangkutan kini diisolasi di RSUD Pariaman dan juga dilakukan penyemprotan disinfektan di tempat tinggalnya..

Kesimpulannya hasil positifnya seseorang PDP ditentukan dengan pemeriksaan hasil pengujian sampel swab yang dilakukan oleh institusi yang berwenang dan diumumkan oleh pejabat yang berwenang, dan khusus untuk hasil COVID-19 ini hanya Laboratorium UNAND yang telah ditunjuk oleh pemerintah pusat yang bisa mengeluarkan hasilnya.

Untuk itu diminta kepada masyarakat tidak resah dan tidak menyebarkan informasi yang salah. Pemerintah akan berusaha untuk memerangi wabah ini bersama seluruh elemen masyarakat, maka ikuti dan patuhi imbauan pemerintah dan informasi tentang COVID-19, dan percayai informasi yang dkeluarkan oleh pemerintah atau pejabat yang berwenang.(rel)