Tim Relawan Rusma Yul Anwar Bagikan Masker kepada Pengendara, Untuk Menghindari Ini

TABLOIDBIJAK.COM (Pesisir Selatan)—–Ditengah rumitnya membeli masker di setiap apotek tidak menghindari virus corona, sehingga Relawan Koalisi Masyarakat Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, membagikan 2.500 lembar masker pada pengendara yang melintasi Jalan H. Ilyas Yacub, Painan.

Aksi bagi-bagi masker dari tim relawan Rusma Yul Anwar sangat bermanfaat bagi orang banyak, di tengah maraknya isu pandemi corona dan kelangkaan masker.

Ketua Relawan KMP, Toni Mardianto, mengatakan, bagi-bagi masker itu adalah salah bentuk dari kepedulian relawan terhadap penyebaran virus corona. Apalagi, ketersediaan masker di apotek sudah sangat langka.

“Ya, karena mereka adalah kita. Jadi, siapa lagi kalau bukan kita, “ujarnya pada Prokabar.com di sela-sela pembagian masker di Painan, Sabtu (21/3).

Kegiatan bagi-bagi masker digelar tepat di depan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Pessel. Aksi dimulai pada pukul 14.30 WIB. Masyarakat dan pengguna jalan sangat antusias menerima masker tersebut.

Upaya pencegahan serta penanggulangan, kata Toni, tak hanya tanggungjawab dari pemerintah semata. Akan tetapi, juga turut menjadi tanggungjawab semua lini, termasuk masyarakat.

Sebab, virus corona kini sudah menjadi ancaman dunia. Penyebarannya tidak lagi di Wuhan, China dan negara-negara di kawasan Eropah, namun telah merambah sampai ke Indonesia.

Dampak penyebarannya sangat luar biasa. Bursa-bursa saham dunia anjlok. Nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan. Harga emas terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.

“Pasar-pasar tradisional mulai sepi, seiring dengan penyebaran wabah virus. Ini harus kita sikapi bersama,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Des mira (25) warga Kecamatan Lengayang yang tengah melintasi jalan Ilyas Yacub terharu dengan aksi solidaritas itu.

Ia mengaku, sangat membutuhkan masker itu, mengingat rutinitasnya sehari-hari yang cukup padat. “Kita mau beli, tapi yang jual nggak ada. Susuah mendapatkannya,” sebut dia.

Tak hanya Desmira, Alfianto, warga asal Kecamatan Koto XI Tarusan pun sangat berterima kasih dengan pemberian masker itu. Dia menyampaikan, pekerjaannya sebagai pedagang sangat butuh masker.

Hal itu dikarenakan dirinya selalu berinteraksi dengan masyarakat banyak. “Tidak mungkin saya ikut libur dagang, nanti mau makan apa. Nah, salah satu abtisipasi dadi penyebaran wabah virus adalah dengan masker ini,” kata dia.

Sebelumnya, saat ini terdapat 14 orang warga Pessel berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Mereka tersebar pada berbagai kecamatan yang ada di daerah itu.

Bahkan, pada 20 Maret 2020, tim medis dari Puskesmas Basa Ampek Balai Tapan juga menetapkan seorang warga lainnya dalam ODP. Yang bersangkutan baru saja datang dari Malaysia, dengan suhu tubuh cukup tinggi.

“Setelah diperiksa, suhu tubuhnya mencapai 37 derjat. Kini tengah diobservasi selama 14 hari. Dia tiba dari Malaysia pada Selasa 17 Maret 2020, “ungkapnya Kabag Humas Pessel Rinaldi Dasar,(*)