Ratusan Kalender PKK Kota Payakumbuh Pendistribusiannya Terkesan Memaksa

TABLOIDBIJAK.COM (Payakumbuh)—–Tim penggerak PKK kota Payakumbuh telah membuat kalender tahun 2020 bekerjasama dengan koperasi Cemara (Cerdas Mandiri Sejahtera) PKK kota Payakumbuh, dalam pendistribusiannya terkesan memaksa ASN (Aparatur Sipil Negara)

Pasalnya terlihat dari surat edaran PKK diketuai oleh Ny. Dr .Hj. Heny Riza Falepi yang telah diterima di setiap instansi pemerintahan, dengan dalil” harap partisipasi” terkesan memaksa kepala dinas dan OPD, Kecamatan hingga ke Kelurahan untuk membeli kalender tersebut

Disampaikan Kepala DP3A&P2KB kota Payakumbuh, Drs. Syahnadel Khairi dalam surat hal pendistribusian kalender tahun 2020, juga ditandatangani Ketua PKK kota Payakumbuh Ny. Dr. Hj. Henny Riza Falepi, diharapkan partisipasi bapak/ibu untuk membeli kalender tersebut sesuai daftar terlampir dengan harga Rp. 15 ribu per kalender. Diprioritaskan untuk Eselon III.

“Untuk pembelian/pembayaran kalender PKK ini, dapat bapak/ibu serahkan kepada Sekretariat PKK kota Payakumbuh Jl. Pahlawan no. 42 Kel. Sawah Padang Aua Kuning, kecamatan Payakumbuh Selatan. Dapat menghubungi Neneng dengan nomor (082285877221) dan Santi (085263933980),” jelasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasikan wartawan, apa ini diwajibkan dan apakah pendistribusian itu ada aturannya? Syahnadel Khairi selaku Kepala BP3A&P2KB mengatakan, tidak ada kewajiban untuk membayar, itu adalah usaha koperasi PKK dan DP3A&P2KB adalah selaku pembina, karena mau dipasarkan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maka ikut mengetahui untuk lebih jelasnya hubungi buk Nit sebagai Sekretaris Umum PKK, terimakasih.

“Dan bagaimana jika OPD tidak menerima kalender itu, Ya nggak apa – apa, nama nya koperasi menjual kalau ndak ada yang beli ya nggak apa – apa. Tanya lah ke PKK itu jangan ke saya, yang punya usaha Koperasi PKK, bukan saya,” tegasnya.

Sementara itu, Erma Yunita. S.sos selaku Sekretaris PKK, mengatakan via selulernya, kalender PKK ini tidak ada masalah, ini hanya usaha dari PKK, dan kalender ini beredar sekitar 500 lembar, dan setiap OPD di kota Payakumbuh dapat satu kalender sesuai banyak bidang yang ada, dan ini tidak menjadi masalah, jadi nggak usah untuk diberitakan.” Ungkap nya terkesan intervensi wartawan (jibun)