Tarian Indang Kota Pariaman Tampil Di BEXCO Korea Selatan

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) — Tarian Indang khas Kota Pariaman tampil memukau di Busan Excibition Convention (BEXCO) Korea Selatan, kemarin (27/9/2019). Penampilan tarian ini bagian dari promosi seni dan kebudayaan Kota Pariaman di Internasional.

Di bawakan anak-anak Kota Pariaman, Tari Indang diiringi lagu Badindin dipopulerkan Tiar Ramon, mampu memukau pengunjung berasal dari berbagai negara. 

Irama musik dinamis diiringi gerakan tajam dan lentik penari, membuat pengunjung berdiri dari tempat duduknya untuk  melihat lebih dekat. 

Apalagi penari usianya mulai dari 8 tahun hingga 13 tahun ini, juga menyertakan aksi memukul rebana sehingga menimbulkan suara yang indah dan energik. 

Kelima penari mengenakan pakaian khas tari Indang, baju adat minang berwarna merah dengan kain salempang berwarna hijau. 

Bagi penari laki-laki mengenakan deta sebagai penutup kepala, sementara perempuan mengenakan saluak di atas kepala mereka yang mengundang decak kagum pengunjung.

Begitu tarian selesai, seluruh pengunjung berdiri memberikan standing aplause yang merupakan pertanda mereka kagum dengan tarian khas Pariaman tersebut.

“Alhamdulillah, pengunjung antusias menyaksikan tarian indang. Tampilan tarian indang ini bagian dari promosi seni dan budaya Pariaman di pentas internasional,”ujar Walikota Pariaman Genius Umar saat dihubungi Padang Ekspres kemarin.

Meski persiapan tampilan tarian ini tergolong singkat hanya satu minggu namun ternyata tampil sangat baik. BEXCO sendiri merupakan kegiatan promosi seni dan budaya dari seluruh negara di Asia Pasific. 

Indang sendiri merupakan kesenian yang sudah lama ada di Pariaman. Dikembangkan pada awalnya oleh Syekh Burhanuddin dalam rangka menarik minat anak anak muda untuk mempelajari Islam. 

Kemudian Indang di masa lalu tepatnya di masa kepemimpinan Bupati Padangpariaman Anas Malik menjadi kesenian yang liriknya mambawa pesan pembangunan. 

Pada masa itu  indang pernah dibawa tampil di sejumlah negara di Eropa Barat yang dibawa langsung oleh Kandep Sungai geringging  Ali Umar, orang tua Walikota Pariaman sekarang.

Penari Indang asal Kota Pariaman juga berkesempatan berkolaborasi menari bersama dengan seluruh peserta dari berbagai negara, asal Asia Pasific.

Mereka yang menampilkan kesenian budaya ini, tergabung dalam Tourisme Promotion Organization (TPO) yang diikuti oleh 86 Bupati / Walikota dari berbagai negara di Asia Pasific. 

Sehingga dengan tampilnya tarian indang di kegiatan tersebut meningkatkan keingintahuan dunia internasional terhadap Kota Pariaman. Tentunya berujung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan dari berbagai dunia ke Kota Pariaman. 

“Semoga kedepan  wisatawan dari Asia Pasific mulai melirik Kota Pariaman sebagai  destinasi wisata mereka. Sebab memang seni dan budaya serta alam Kota Pariaman sangat elok untuk dikunjungi,”ujar Genius. (rel/aa)