Tiga LSM Sumbar Somasi PT BAE Atas Penyataan Izin Lahan

TABLOIDBIJAK (Padang) — Yayasan Citra Mandiri (YCM) Mentawai, Perkumpulan Qbar (Qbar), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan Teguran (Somasi) kepada Syamsu Rizal Arbi selaku Direktur PT Biomas Andalan Energi (PT. BAE).

Pernyataan itu disampaikan Direktur YCM Mentawai Rifai bahwa, keberatan atas beberapa klaim sepihak yang di tulis dalam company profile PT.BAE dan dipubliskan dalam websitenya, http://biomassandalanenergi.com.

“Kita keberatan dikatakan sebagai pihak yang terlibat dalam kegiatan sosialisasi yang mereka lakukan. Itu yang pertama,” ujarnya kepada awak media, di Sekretariat WALHI Sumbar, Jalan Beringin IIIA Nomor 9, Lolong Belanti Kota Padang, Senin, 29 Juli 2019.

Lanjutnya, keberatan dengan pernyataan PT.BAE yang menyebutkan tiga lembaga diatas (YMC Mentawai, Walhi, dan Qbar) menghadang dan merintangi proses perizinan perusahaan sawit itu.

Selain itu, ketiga LSM itu keberatan terhadap pemuatan foto yang dimanipulasi perusahaan dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan Pemprov Sumbar. Padahal ketiga LSM tersebut tidak pernah hadir dalam kegiatan sosialisasi perusahaan PT.BAE.

“Kami juga keberatan dengan pernyataan perusahaan yang menyebutkan kami mengadvokasi antara perusahaan dengan masyarakat lokal. Ini sama saja menghancurkan kredibilitas kami sebagai lembaga, serta bisa menyebarkan kebencian terhadap tiga LSM dari masyarakat,” ujarnya.

Dengan keberatan tersebut, ketiga LSM menuntut PT.BAE yang merupakan perusahaan perkebunan Hutan Tanaman Industri yang memperoleh izin seluas 20.110 Ha di Pulau Siberut.

Pertama, PT.BAE menyampaikan permintaan maaf atas informasi klaim sepihak tersebut. Kedua, permintaan maaf harus di sampaikan ke media cetak dan online serta website perusahaan.

Terakhir, apabila surat tidak diindahkan oleh perusahaan akan menempuh jalur hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. (fardi)