Wako Genius Buka Bimtek Keuangan Tentang Sinkronisasi Perencanaan Dan Penganggaran

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Walikota Pariaman, Genius Umar, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (bimtek) Keuangan tentang Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Dalam Penyusunan APBD TA. 2020 terkait PP No. 12 Tahun 2019 dan Permendagri No. 33 Tahun 2019 di Balairung rumah dinas walikota, Sabtu (20/7/2019).

Nara Sumber Direktur Perencanaan  Anggaran Daerah  Dirjen Kementerian Dalam  Negeri,

Drs. Arsan Latif, M.Si dan Kepala Bagian Umum Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Drs. Hendra Fitra, M.Si.

Genius Umar  menyampaikan terkait kebijakan yang telah ia buat terhitung sepuluh bulan masa jabatannya  menjadi walikota dan wakil walikota Pariaman terpilih periode 2018-2023.

” Selang berjalan sepuluh bulan masa kerja sebagai walikota terpilih, kita telah menyusun berbagai program yang menjadi dasar serta visi dan misi, program kerja tersebut kita masukan menjadi RPJMD Kota Pariaman. RPJMD ini dalam target lima tahun kedepan harus sinkron “, ujarnya.

Ia mengimbau agar apa yang dikerjakan masing-masing OPD  harus sesuai dengan koridor serta visi dan misi serta pemerintah.

” Kita tidak menginginkan jika opd bekerja tidak sesuai dengan seperti yang kita arahkan, sehingga penilaian kinerja kita yang setiap tahun dinilai oleh KemenPAN-RB masih dalam kategori C, kita harapkan masing-masing opd segera mengkoreksi serta mengevaluasi dalam sisa dua bulan ini “, imbuhnya.

Genius juga meminta agar BPKPD Kota Pariaman melakukan cek secara khusus berapa potensi parkir kita dari tahun ketahun dengan kekuatan sdm dan teknologi sekarang, berapa jumlah yang bisa kita pungut. Kita mengharapkan ada inovasi terhadap potensi dari pendapatan PAD Kota Pariaman tersebut.

” Kita menginginkan agar ASN Pemko Pariaman untuk melakukan semua inovasi untuk meningkatkan derajat ekonomi fiskal atau kontribusi PAD terhadap APBD kita, kita harus mengerjakan sesuatu hal yang baru. Pemerintah daerah harus bisa bergerak cepat dan maju sehingga Kota Pariaman menjadi kota kecil yang menjadi contoh secara nasional “, pungkasnya.

” Kota Pariaman juga memiliki sistem informasi keuangan daerah yang sedang disusun dan di launching oleh Kemendagri, kita akan jadikan Kota Pariaman ini menjadi low project untuk Kemendagri untuk sistem keuangan daerah yang berbasis elektronik “, tutupnya. (Erwin)