Tak Lagi Nonjob Buk Opet Kembali Jadi Sekban

TABLOIDBIJAK.COM Sawahlunto Setelah lima setengah tahun bebas tugas atau dinonjobkan, Hj Nurlaili SH atau akrab disapa Buk Opet akhirnya dilantik kembali menjabat Eselon 3a dijajaran Pemda Kota Sawahlunto.

Tak banyak kaum Ibu mendapat jabatan Eselon (3a). Disamping jumlah jabatan terbatas, persaingan di internal ASN juga ketat. Nurlaili, Ibu tiga anak ini dipercaya oleh Walikota Deri Asta dan Wawako Zohirin Sayuti untuk menjadi “tukang dapurnya” Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemda Kota Sawahlunto

Istri dari Ajo Pasrul, Owner Sukma Ponsel, Pasar Remaja, Sawahlunto itu masuk dalam gelombang mutasi pertama kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Zohirin Sayuti yang digelar pada tanggal 18 Juni 2019 lalu.

Buk Opet kembali menjabat jabatan lamanya yang sempat mematikan karirnya sebagai ASN. Adalah keniscayaan ketika doa orang yang teraniaya itu dijabah oleh Allah. Dan sebuah Keniscayaan jualah bila keadilan itu akhirnya tiba menghampiri orang orang teraniaya. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih Dan Maha Penyayang

Nurlaili memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT sebab jabatan atau amanah itu adalah titipan Allah SWT dimana Allah akan meminta kembali pertanggung – jawabannya di akhirat. Buk Opet merasa bahagia dapat kembali ke BPBD Kesbangpol.

Begitu juga para pegawai dan staff mengungkapkan rasa bahagianya mendapati Buk Opet Ngantor lagi bersama mereka.

Dijumpai diruang kerjanya Jumat (27/6) Nurlaili tampak tengah sibuk dimeja kerjanya. Kota Sawahlunto termasuk daerah rawan bencana, oleh sebab itu BPBD harus siapsiaga dan minuman waspada kebencanaan di Sawahlunto.

BPBD dan Kesbangpol perpanjangan tangan kepala daerah dalam menjaga stabilitas keamanan politik daerah. Kesbangpol juga berperan menjalin komunikasi hubungan harmonis dengan jajaran Forkopimda agar tercipta rasa aman dan damai di tengah tengah masyarakat.

“Alhamdulillah senang bisa kembali kesini, kumpul lagi dengan pegawai dan staff di sini. Semoga selalu diberi kelancaran dan kemudahan oleh Allah menjalankan amanah ini dengan sebaik baiknya,” ujar Nurlaili yang sebelumnya bertugas sebagai staff di Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan Satu Pintu Kota Sawahlunto

Penyegaran lainnya juga terjadi di BPBD Selain Hj Nurlaili masuk menggantikan Meldi Hidayah Martha. Kabid Kesbangpol Susilo Hadi juga masuk menggantikan Andi Eka Putra. Selanjutnya Kabid PKK dan Logistik Arfizon Datuak Panghulu masuk menggantikan Indra.

Kepala BPBD dan Kesbangpol Kota Sawahlunto Adriyusman enggan mengomentari isu mutasi secara personal. Menurutnya, mutasi merupakan hak prerogratif Kepala Daerah. Dan sebagai ASN tentunya kita harus menunjukan loyalitas dan kinerja dengan baik.

Mantan Camat Silungkang itu mengatakan mutasi sesuatu makayang wajar dan biasa terjadi dalam sebuah institusi pemerintah. Mutasi penting sebagai bentuk penyegaran dan meningkatkan kinerja ASN

Disamping itu Adriyusman mengimformasikan kepada masyarakat Sawahlunto bahwa kantor Badan Kesbangpol BPBD Sawahlunto akan pindah ke Gedung Farmasi di Sungai Durian.

Pasca kebakaran Kantor Kesbangpol di Santur Sawahlunto dua tahun silam. Kantor BPBD kini bertempat di kawasan Lubang Panjang menempati bangunan rumah aset milik PT BA UPO dengan status sewa pakai.

Menurut Adriyusman batas waktu pinjam sewa aset itu juga telah melewati batas waktu satu tahun. Rencana mutasi kantor bertujuan agar dapat memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat khususnya dalam kebencanaan

” Insya Allah Minggu depan, Gudang Farmasi itu sudah bisa kita ditempati,” tutupnya. (sw01)