Lomba Dayung Sampan Palinggam Kembali Hidup, Kapolres Solok Juarai Tingkat Polda

Keterangan foto : Kapolda Sumbar Fakrizal buka secara resmi kejuaraan selaju sampan dayung palinggam piala Kapolda Sumbar 2019 di Sungai Batang Arau, Seberang Palinggam, Rabu, 20 Februari 2019. (fardi)

TABLOIDBIJAK (Padang) — Kejuaraan selaju sampan dayung palinggam piala Kapolda Sumbar 2019 di juarai oleh Kapolres Solok tingkat Polda di Sungai Batang Arau, Seberang Palinggam, Rabu, 20 Februari 2019.

Kapolda Sumbar Fakrizal mengatakan kejuaraan selaju sampan dayung palinggam selain meningkatkan prestasi olahraga dayung juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan semangat gotongroyong masyarakat dalam melestarikan budaya lokal dan melestarikan sungai batang arau.

“Kita mengetahui banyak berbagai macam olahraga di Sumbar namun kita tidak menyadari adanya potensi dayung palinggam,” ujar Fakrizal saat membuka acara.

Untuk itu, ia menggairahkan kembali dunia olahraga sumbar ini dengan mengadakan berbagai kejuaraan-kejuaraan bermacam olahraga seperti dayung palinggam, sehingga membawa nama Sumbar pada tingkat nasional dan bahkan tingkat internasional.

Menurut Fakrizal, kejuaraan ini terakhir dilaksanakan pada tahun 2002, kejuaran ini merupakan legenda selaju sampan ranah minang sejak zaman belanda. Bahkan dikatakanya, akan memprogramkan kejuaran ini sebagai agenda tahunan, sehingga selaju sampan dayung palinggam menjadi pupuler kembali di Sumbar.

Sementara Ketua Panitia Novermal Yuska menjelaskan, kegiatan dayung palinggam bertujuan untuk melestarikan olahraga tradisional yaitu selaju sampan. Selain itu juga bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk hidup bersih tidak lagi membuang sampah kesungai.

“Kita juga mendorong balai sungai untuk mengelola sungai batang arau itu untuk secara rutin melakukan pembersihan dari tumpukan sampah dan sedimentasi yang membuat sungai ini mengalami pendangkalan,” ungkap Novermal.

Dengan adanya selaju sampan ini, ia berharap masyarakat palinggam dan sebarang palinggam kecamatan padang selatan kembali dikenang masyarakat sumbar dan dunia nasional.

Selain itu, Novermal juga berharap selaju sampan dayung palinggam ini bisa menjadi event tahunan dengan bekerjasama dengan Polda Sumbar dan Podsi Sumbar. Sehingga dayung tradisional ini bisa diperlombakan setiap tahun.

Novermal menjelaskan, pelaksanaan ini murni disponsori secara pribadi oleh Kapolda Sumbar dengan total hadiah 100 juta.

Lanjutnya, kegiatan kejuaraan selaju sampan dayung palinggam piala Kapolda Sumbar 2019 diikuti sebanyak 117 tim, yang terdiri dari 21 tim polisi, sedangkan umum 96 tim.

Pada hari ini kejuaran selaju sampan dayung palinggam piala Kapolda Sumbar tingkat polisi dimenangkan oleh tim Solok sebagai juara satu, sedangkan juara dua Dharmasyara, ketiga Airud. (fardi)