Dirnarkoba Polda Sumbar Berhasil Ungkap Jaringan Narkotika Aceh-Sumbar

TABLOID BIJAK (Padang)—Dirnarkoba Polda Sumatera Barat berhasil lagi mengungkapkan kasus narkotika jenis ganja, jaringan Provinsi Aceh ke Sumatera Barat, Rabu, 8 Agustus 2018.

“Waktu kejadian, Senin 6 Agustus pukul 11.00 WIB di Ganting Kenagarian Kapeh Panji Jaya Talaok Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan,” kata Dir Res Narkoba Kombes Pol. Kumbul Kusdwijanto Sudjadi,SIK, S.H.

Menurut Dir Res Narkoba Kombes Pol. Kumbul Kusdwijanto Sudjadi,SIK, S.H, tersangka SC panggilan sehari-harinya Can yang bekerja tukang ojek, dengan barang bukti yang diamankan sebanyak 29 paket atau seberat 29 kg ganja kering yang ada di sini. “Perbuatan tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 sub 111 ayat 2 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal hukuman mati,” tegasnya

Kronologis kejadiannya lanjut Kumbul, terjadi Minggu 5 Agustus sekitar pukul 16.30 WIB di depan klinik bersalin Dr. Rehma Wilayah Bukittinggi, ditangkap pelaku A dan disita barang bukti sebanyak 3 kg ganja yang ditangkap oleh Polres Bukittinggi.

Mendapat info tersebut, lalu dari Polda Sumbar diturunkan untuk melakukan pengembangan, dan bekerjasama dengan Polres Bukittinggi dan dilakukan pencarian dan dapat di TKP yang ditimbun barang bukti narkotika ini.

Selanjutnya, pengakuan tersangka Can, ganja ini dibawa dari Aceh menggunakan rental Avanza dan dimasukkan ke dalam karung sebanyak 50 kg dan sisanya sudah dijual di wilayah Muara Bungo Jambi, dan ini sisa yang bisa diamankan di TKP.

Bersangkutan ini sehari cari, 24 jam baru bisa ditemukan, dan barang bukti yang disimpan di dalam rumah. (fardi)