Staf Ahli Menteri Perdagangan RI Kunjungi Gudang Bolog

TABLOID BIJAK (Padang)–Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional Dody Edward, sengaja berkunjungan ke Gudang Bulog Divre Sumatera Barat di Mata Air, Rabu, 11 April 2018.

Dody Edward menyampaikan kunjungan untuk melihat secara langsung kesediaan pasokan yang ada, dan nanti akan datang dan secara keseluruhan nanti ketahanan dari pasokan untuk 6 bulan kedepan ada 15 ribu ton.

“Kita melihat pasar yang memerlukan,  tentunya dengan jaringan yang ada di bulog bisa memaksimalkan jaringan yang ada, dan juga bisa bermitran dengan para distrebutornya, sehingga betul-betul HET yang ditetapkan pemerintah yaitu untuk medium 9.850 rupiah per kg, dan untuk premium 13.300 rupiah per kg,” ujar Dody Edwardsembari menambahkan tujuanya kepada masyarakat ada pilihan, untuk memilih sesuai selera dan sesuai kebutuhan yang ada.

Selain itu, Kepala Divre Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumbar Suharto Djabar menyampaikan stok ada 15 ribu ton, untuk 6 bulan kedepan dan kebutuhanya adalah untuk operasi pasar, stabilisasi pasar, dan bansos rastra. “Kita siapkan berapa pun permintaan pasar, yang jelas dipasar itu menjual beras sesuai dengan HET,” ujar Suharto Djabar.

Suharto Djabar juga menyampaikan ada komuditi lain selain beras yang kita siapkan juga oleh pemerintah, ada gula, minyak goreng. Gula ada stok 2 ribu ton dan sekarang ini sudah menyebar masuk kepada ritel-ritel modern, dan juga sudah masuk kepasar-pasar tradisional. Jadi, produk-produk bulog akan hadir di semua lapisan.

Selanjutnya, minyak goreng ada 5 ribu liter dan itu untuk bertahap karena dalam perjalanan dari lampung dan datang minggu depan 5 ribu literlagi. “Jadi, ada 10 ribu liter, dan prediksi saya kebutuhan sampai lebaran 4 ribu liter,” ujar Suharto Djabar.

Suharto Djabar menjelaskan 3 bulan pertama kita sudah menyerap, ada beberapa lokasi kita serap dengan kualitas medium IR-42 yaitu di Pesisir Selatan, kalau daerah-daerah lain itu belum panen, dan perlu kita ketahui juga bahwa panen di Sumatera Barat tidak serentak seperti jawa, disini setiap bulannya ada panen, cuman ada beberapa daerah yang panen setiap bulan banyak seperti di Pesisir Selatan karena lahan pertanian untuk gabah beras itu lebih luas dibanding yang lainya.

“Cabe pada bulan puasa kita akan lakukan operasi pasar, apabila harganya terlalu tinggi kita akan operasi pasar. daging, ada pilihan daging beku sesuai ketentuan pemerintah 80 ribu per kg, dan tadi kita meninjau dipasar harganya 120-130 ribu, artinya kehadiran pemerintah melalui stabilisasi harga daging pilihan masyarakat ada 80 ribu yang akan kita siapkan dilapangan,” ujar Suharto Djabar.