Gubernur Sumbar Lantik 56 Kepala Sekolah SMA dan SMK

TABLOID BIJAK (Padang)–Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, melantik dan mengambil  sumpah jabatan pejabat pengawas (Eselon IV) dan kepala SMA dan SMK Dibawah Koordinasi Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, di Auditorium Gubernuran, Senin, 12 Maret 2018.
“Kami mengucapkan selamat kepada yang baru dilantik dan semoga pelantikan ini memberikan suatu motifasi sekaligus juga memberikan harapan agar dapat menjalankan amanah kedepan,” ujar Irwan Prayitno.
Kemudian, kata  Irwan, ini adalah tahap ketiga pelantikan kepala sekolah yang Insya Allah nanti akan ada tahap ke empat yang sudah mengkafer seluruh kepala sekolah SMA dan SMK Negeri, yang pelaksanaannya  diperkirakan tahun ajaran yang baru, di bulan juli lebih 300 kepala sekolah akan kita lantik diluar dari yang telah kita lantik pada tahap pertama, kedua dan ketiga.
“Yang pertama ada 32 orang, itu memang adanya suatu kewajibaan, keharusan dan kami belum merencanakan tapi ini tuntutan peraturan yang berlaku kerena perpindahan kota kabupaten ke Provinsi ada masalah hukum yang terkait kesalahan administrasi sehingga kita benahi dengan pelantikan ketiga kedua untuk yang pertama,” ujar Irwan Prayitno.
Tahap kedua adalah 36 orang yang sudah PLT dan pensiun kosong maka perlu kita ganti, karena ini juga mengganggu proses belajar mengajar karena ketidak adaan kepala sekolah yang definitif.
Selanjutnya, yang ketiga saat ini 56 orang yang sudah lebih kepada urusan yang agak normal, walaupun PLT-PLT yang ada kita definitifkan, dan ada juga yang baru, kosong, digeser, murasi dan lainya.
Namun demikian untuk yang ke empat kita mengikuti dari uji kompetensi yang ada akan kita perbaiki dan evaluasi, jadi dulu memang ada SMA/SMK yang kebijakan di kota dan kabupaten sekarang sudah ada di provinsi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat, Burhasman menyampaikan soal UNBK untuk April 2018 di Sumatera Barat, kalau di SMK sudah 99 persen yang komputer kecuali Mentawai. Sedangkan di SMA sudah 86 persen untuk UNBK, selain Mentawia ada Pasaman, Solok Selatan yang belum ada sinyal. (Fardianto)