Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Pasaman Hanya Capai 89 Persen

BIJAK ONLINE (Pasaman)–Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan Realisasi Belanja Daerah Kabupaten Pasaman hanya capai 89 persen dari anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD)  yang ada di Tahun 2017.
Demikian penjelasan Bupati Pasaman Yusuf Lubis  saat menyampaikan nota Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Tahun 2017 pada Sidang Paripurna DPRD Pasaman, Selasa , 6 Maret 2018. 
Dua agenda rapat paripurna pembacaan surat masuk dari Bupati Pasaman tentang LKPJ Bupati Pasaman tahun 2017 dan Rapat Paripurna  DPRD Kabupaten Pasaman dalam rangka  penyampaian nota LKPJ Bupati Pasaman tahun 2017 langsung dipimpin oleh Ketua DPRD Pasaman, Yasri.
“Belanja Daerah Kabupaten Pasaman Tahun 2017 pada APBD awal sebesar Rp.1.069.536.948.593,-, selanjutnya pada perubahan APBD menjadi sebesar Rp.1.112.802.019.295,68,-. Sedangkan realisasi belanja pada akhir tahun anggaran sebesar RP.998.484.469.042,- atau 89,73 persen,” kata Yusuf Lubis.
Lebih lanjut kata Yusuf Lubis, pihaknya selalu mengadakan rapat evaluasi kerja guna menghindari adanya belanja penyelenggaraan pemerintah daerah yang melewati pagu anggaran yang ditetapkan.
“Belanja penyelenggaraan Pemerintah Daerah secara keseluruhan tidak ada yang melewati pagu anggaran belanja program dan kegiatana sebagaimana yang telah ditetapkan dalam dalam APBD Pasaman. Kemudian untuk menghindari penyalahgunaan anggaran yang kurang tepat sasaran, kami melakukan rapat evaluasi kinerja secara berkala. Hal ini juga dilakukan untuk menghindari terjadinya pemborosan atau kurang tepatnya dalam pengelolaan keuangan daerah,”jelas Yusuf Lubis.
Lebih lanjut kata Yusuf Lubis, dua tahun periodesasi kepemimpinannya bersama Atos Pratama bukanlah waktu yang singkat guna mewujudkan visi dan misi yang diusungnya.
“Kita menyadari tahun 2017 merupakan tahun kedua dari pelaksanaan Visi dan Misi Perintah Daerah yang dijabarkan dalam RPJMD 2016-2021. Berbagai program dan kegiatan yang kita laksanakan sudah mengarah kepada pencapaian Visi Misi terwujudnya masyarakat Kabupaten Pasaman yang sejahtera, agamis dan berbudaya. Ada tiga prestasi besar yang telah kita torehkan selama tahun 2017 ini yaitu penghargaan Adiwiyata Mandiri tingkat Nasional atas nama SDN 10 Pauh, penghargaan dari Menteri PPPA kategori Pratama, dan penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat untuk nominasi terbaik dalam pelaksanaan administrasi kependudukan dan catatan sipil. Ini tentu perlu dukungan semua pihak untuk ditingkatkan kedepannya,,” tutupnya. (Fauzan)