Bagian Kesra Setdako Payakumbuh Diskusi Penanggulangan AIDS

BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)—Kota Payakumbuh termasuk daerah yang cukup rawan di Sumatera Barat, terhadap serangan penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang disebabkan oleh virus Human Immunodeficiency Virus (HIV). 
“Dewasa ini, menjadi momok yang menakutkan bagi semua pihak. Maka dari itu, pemerintah kota Payakumbuh melalui Bagian Kesra menggelar diskusi dan audiensi tentang Penanggulangan HIV/AIDS, di aula Balai Inseminasi Buatan (BIB) Tuah Sakato, Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Sawah Padang, Payakumbuh Selatan, Senin (3/12).
Dijelaskan Kabag Kesra Ipendi diruang kerjanya kepada pasbana.com, Selasa (4/12), peserta dari kegiatan ini tidak hanya dari OPD terkait tetapi juga berasal dari Kementerian Agama, LKAAM/KAN, Bundo Kanduang, Akademisi, Penyuluh Agama, MUI, Kepala SLTP dan SLTA, KUA, serta sejumlah organisasi Islam.
“Narasumber dalam kegiatan tersebut terdiri dari ketua MUI Sumatera Barat, Gusrizal Gazahar, Polres Payakumbuh, Epi Piliang, Kepala Dinas Kesehatan, Elzadaswarman dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), AKBP Firdaus, “ujar Ipendi.
Sebelumnya, Walikota Payakumbuh melalui Asisten II Amriul mengharapkan adanya masukan dari peserta, bagaimana solusi dari kondisi yang tengah dihadapi di Payakumbuh terhadap ancaman virus tersebut.
“Kepada seluruh peserta, kita berharap adanya masukan dan kontribusi seperti apa yang sesuai dalam penanggulangan HIV/AIDS di Payakumbuh. Terlebih Payakumbuh menjadi daerah yang sangat rawan dengan gejala tersebut untuk tingkat Sumatera Barat,” ujar Walikota. 
Menurut Asisten II, Amriul, penyakit HIV/AIDS saat ini sudah menjadi penyakit umum yang menjangkiti masyarakat Indonesia. Penularannya bisa saja melalui berbagai faktor, diantaranya pergaulan bebas, narkoba, dan sebagainya. Siapa saja bisa dapat terindikasi, tidak pandang bulu, baik muda maupun tua, apabila kerabat terdekat sudah terkena virus mematikan tersebut. 
Selain Amriul kegiatan ini, juga dihadiri ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)  kota Payakumbuh, Mismardi, Kepala Bagian Kesra Ipendi, Kasi Penyelenggara Syariah Kantor Kementrian Agama Kanafi, narasumber dan para peserta menyampaikan harapan yang besar dari dialog yang dilaksanakan tersebut. (ada)