Inovasi Teknologi Pengolahan Pangan, Masih Rendah di Payakumbuh

BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)—Konsumsi pangan alternatif, seperti singkong, jagung atau sagu masih sulit dijadikan gaya hidup, hal ini disebabkan masih rendahnya inovasi teknologi pengolahan pangan, selain itu juga disebabkan konsumsi pangan tersebut diidentikkan sebagai konsumsi orang tidak mampu.
Hal tersebut disampaikan Walikota Payakumbuh diwakili staf ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Ruslayetti, ketika membuka lomba pengolahan pangan lokal non beras non terigu dibidani Dinas Ketahanan Pangan kota Payakumbuh bertempat di halaman kantor setempat kelurahan Padang Tinggi, kecamatan Payakumbuh Barat, Rabu (22/11).
Kegiatan tersebut selain dihadiri Ruslayetti juga terlihat Plt. Kepala dinas Ketahanan Pangan Wal Asri, TP PKK kota dan kecamatan, sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hadirin dan undangan lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kiranya dapat memotivasi dan mengajak masyarakat untuk mau mengembangkan olahan pangan lokal non beras non terigu yang dimulai dari tingkat rumah tangga, sehingga nantinya dapat kita biasakan anak-anak kita mengkonsumsi pangan lokal, ” harap Ruslayetti.
Sementara itu, Wal Asri selaku panitia pelaksana melaporkan lomba tersebut diikuti 19 peserta yang terdiri dari 14 kelompok wanita tani (KWT) dan 5 TP PKK kecamatan se-kota Payakumbuh.
Kegiatan ini, selain bertujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap produk olahan pangan lokal non beras non terigu, juga untuk memperkenalkan berbagai olahan  pangan lokal serta mendorong peningkatan kreativitas masyarakat dalam menciptakan kreasi olahan pangan lokal non beras non terigu.
Dewan juri dalam kegiatan tersebut terdiri dari beberapa unsur, yaitu dari TP PKK kota Payakumbuh,  Erni Roska, Politani, Rahzarni, Eliyaryani dari SMK 3 Payakumbuh dan Dinas Ketahanan Pangan diwakili Wal Asri dan Alitismal.
Adapun pemenang lomba pengolahan lokal non beras non terigu tahun 2017 yaitu, juara 1 dari PKK Kec. Latina, juara 2 KWT Mutiara Hati Latina, juara 3 PKK Muaro Payakumbuh Utara, Harapan I KWT Tanjung Jaya Payakumbuh Timur dan Juara Harapan II PKK Kel. Payobasung Payakumbuh Timur.
“Para pemenang mendapatkan hadiah uang tunai dengan juara 1 sebesar 2 juta, juara 2 1,750 ribu, juara 3 1,5 juta. kemudian untuk harapan 1 sejumlah 1,250 juta dan harapan 2 sebesar 1 juta, ”ujar Wal Asri. (ada)