SD Negeri 31 Balai Bawang Nagari Limo Kaum Masuk Nominasi Adiwinata Nasional

TABLOIDBIJAK.COM (Tanah Datar)—Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 31 Balai Bawah Nagari Limo Kaum, Kecamatan Limo Kaum Kabupaten Tanah Datar, Heldawati, S.Pd, mengatakan, sekarang sekolah yang dipimpinnya masuk dalam Nominasi Adiwiyata Tingkat Nasional.
Hal itu diungkapkan Heldawati kepada Tabloidbijak.com, Kamis (2/11/2017) di ruang kerjanya. 
Menurut Heldawati, sekolah yang dipimpinnnya ini bakal berobah nama menjadi SD 24 Limo Kaum. Kemudian sekolah dasar ini sudah pernah mendulang prestasi dengan menjadi peserta Lomab Sekolah Sehat Tingkat Kabupaten Tanah Datar. 
Kemudian, kata Heldawati, sekolah yang dipimpinnya  terus berbenah diri dari waktu kewaktu, sekolah mesti menjadi tempat yang dicintai oleh anak-anak karena disini tempat dicetaknya generasi bangsa yang akan menjadi pemipin negara dan bangsa di masa mendatang.
Dijelaskan, Sekolah Dasar (SD) 31 ini mempunyai  133 murid terdiri dari enam kelas, seluruh siswa diberlakukan sama secara frovesional sesuai dengan tingkat masing masing, rata-rata siswa disini terdiri dari masyarakat menengah kebawah, dan tentu ada diantara siswa yang terdiri dari masyarakat miskin,  bahkan ada yang tinggal dengan nenek. 
“Sebagai guru bagi kita murid itu diperlakukan sama dan dipandang sama dan tidak pernah membeda-bedakan, antara satu sama lain,” Neilsi Edwina. M. A.Pd yang mendampingi Kepala Sekolah Heldawati.
Terkait persiapan sekolah untuk menyosong sekolah Adiwiyata  Tingkat Nasional, secara prinsip kami sudah ada mempunyai Aspek kebijakan sekolah berwawasan lingkungan hidup; Aspek kurikulum sekolah berbasis Lingkungan Hidup (LH) dan   aspek kegiatan lingkungan di sekolah berbasis partisipatif, Aspek Pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkunga.
Menurut Heldawati, pengelolaan lingkungan dilakukan sesuai dengan kemampuan sekolah dengan memanfaatkan barang barang bekas untuk menjadi bagian dari pengelolaan lingkungan sekolah yang ramah lingkungan. “Apa yang bisa dimanfaatkan itulah yang dilaksa nakan dan tidak mencari keluar dari lingkungan sekolah,” sela Nelis Edwina.
Heldawati, menambahkan selama ini hubungan baik sekolah dengan komite sekolah dan masyarakat terjalin dengan baik semoga dapat dipertahankan dan ditingkan agar kedepan sekolah ini memang betul-betul menjadi bagian dari masyarakat sekitar dan turut andil dalam menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan sekolah.
“Untuk menjaga dan merawat sekolah peranserta masyarakat terutama lingkungan sangat diharapkan, karena kepala sekolah dengan menjelis guru, mempunyai kemampuan terbatas  juga, apalagi kalau proses belajar mengajar sudah selesai,” kata Heldawati mengakhiri. (Novil/amir)