Bupati Solsel: Jangan Pernah Bermain-main dengan Anggaran

BIJAK ONLINE (Solok Selatan)-Bupati Solok Selatan, H.Muzni Zakaria, menyampaikan arahannya di depan Pejabat Eselon II dan III di lingkungan Pemkab Solok Selatan untuk menghindari segala bentuk perbuatan korupsi yang nantinya membuat para pejabat terlibat dengan aparat hukum
“Termasuk gratifikasi yang nantinya akan membuat kita terjerat dalam perbuatan korupsi,” tegas Bupati di Aula Tansi Ampek, Kamis 26/10/17.
“Jangan bermain-main dengan anggaran, yang akan merugikan keuangan negara, karena semua itu akan diawasi secara ketat melalui lembaga-lembaga penegak hukum yang ada,” ucap Bupati di hadapan pejabat yang hadir
Bupati juga menegaskan kepada OPD-OPD yang ikut dalam rencana aksi pencegahan korupsi agar segera menyiapkan segala sesuatu terkait monitoring dan evaluasi yang akan diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) November mendatang
“E-Government sebagai bagian dari  program aksi pencegahan korupsi KPP, harus sudah dilaporkan progresnya bulan besok (November) ketika rapat dengan KPK, baik e-Budgeting, e-planning, serta perizinan online,” ujar Bupati mewanti-wanti
Terkait OPD yang membidangi perizinan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM&PTSP), Bupati juga memberikan perhatian khusus agar serius dipersiapkan dalam meningkatkan pelayanan perizinan kepada masyarakat
“Saudara Kadis DPM&PTSP, agar melaporkan kepada saya, apa saja yang dibutuhkan dalam pengembangan dinas perizinan ini kedepan,” ujar Bupati kepada Amril Bakri, Kadis DPM&PTSP
Menyambut itu, Amril Bakri menjelaskan bahwa untuk terus meningkatkan pelayanan perizinan, tahun ini sedang dibangun kantor sendiri di depan Kantor Bupati Solsel serta persiapan perizinan online melalui aplikasi si-CANTIK.
“Bangunan kantor kita sedang dalam tahap pembangunan. Saat ini kita masih sewa/kontrak. Mudah-mudahan tahun depan sudah siap pakai. Termasuk kita juga sedang dalam proses penyiapan perizinan online si-CANTIK,” jelas Amril Bakri
Khusus terkait e-budgeting (penganggaran online), menurut Irwanesa, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), sudah dilaksanakan beberapa tahun lalu oleh Pemkab Solok Selatan.
“Untuk e-budgeting Alhamdulillah sudah kita laksanakan melalui aplikasi SIMDA semenjak 4 (empat) tahun lalu,” tukasnya
Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah atau SIMDA merupakan aplikasi yang dibuat dan dikembangkan oleh Tim Aplikasi BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) dengan tujuan membantu pemerintah daerah  dalam pengelolaan keuangan daerah secara terintegrasi.
Disamping memberikan pengarahan terkait pencegahan korupsi, Bupati juga menyampaikan beberapa poin-poin penting terkait rapat kerja dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, terutama berkaitan dengan mekanisme pengalokasian anggaran pada APBD, fokus pembangunan daerah, perizinan usaha, dan poin poin penting lainnya. – Risko/Hms