Bimbel Dinda Buka Kelas Reguler Semua Mata Pelajaran

BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)—Bimbingan belajar (Bimbel) sangat diminati oleh siswa dan orang tua siswa, karena bimbel dirasakan para siswa dapat memberikan energi motivasi belajar.
“Bagi orang tua, bimbel juga sangat membantu mereka yang sibuk bekerja, agar anak mereka ketika diberikan tugas dari sekolah, yang dirasa berat bagi orang tua untuk menyelesaikannya. Maka bimbel sebagai solusi bagi pendidikan anak, “ujar pimpinan lembaga Bimbel DINNDA, Herlinda Dasril kepada wartawan di kediamannya, kota Payakumbuh, Jumat (26/8).
Fenomena maraknya para siswa untuk mencari tambahan ilmu yang telah didapat dari sekolah merupakan sebuah bentuk dari tingginya motivasi siswa dalam belajar jika dilihat dari segi kuantitasnya. 
Tetapi ini menjadi permasalahan ketika dilihat dari segi kualitasnya para siswa yang belajar pada lembaga bimbingan belajar dapat diidentifikasi bahwa mereka merasa tidak puas belajar di sekolah mereka dan para siswa pada umumnya merasa perlu belajar tambahan karena mereka menilai sekolah hanya sebagai tempat formal dalam menuntut ilmu dan sekedar memenuhi kewajibannya sebagai pelajar.
Karena itu perlunya lembaga bimbingan belajar untuk meningkatkan kualitas mereka, salah satunya Bimbel di lembaga Bimbel DINNDA. Hadir di kota Payakumbuh membuka kelas reguler semua mata pelajaran. Diantaranya kelas khusus per mata pelajaran serta kelas private ekslusive dan homescooling.
Bila selama ini Bimbel DINNDA hanya membuka kelas reguler Senin s/d Jumat untuk tingkat SD & SMP, sekarang sudah terdapat bermacam-macam pilihan program, kelas dan jadwal yang bisa diambil masyarakat. 
Selain itu ada juga kelas khusus Sabtu dan Minggu untuk berbagai macam pilihan mata pelajaran dengan biaya permata pelajaran hanya Rp 50.000-Rp 130.000 rb/bln (dibayar persemester).
“Untuk siang dan sore dapat belajar di kantor pusat simpang 4 Nunang pasar Payakumbuh sedangkan untuk kelas siang, sore & malam bisa belajar di kantor DINNDA di Graha depan SMP 4 Pakan Sinayan Koto Nan 4 Payakumbuh, “ujar Herlinda. (ada)