Perbaikan Jalan Lintas Sumatera di Talang Kabupaten Solok Berakibat Macet

Beginilah kondisi Jalan Lintas Sumatera di Talang, tepatnya di KM 13 arah Solok, setiap hari mengalami kemacetan panjang karena ada pengerjaan pengecoran jalan dan diharapkan pengendara bersabar dan berhati-hati bila melintas di daerah itu
BIJAK ONLINE (SOLOK)-Akibab ada perbaikan Jalan Lintas Sumatera, Solok-Padang di KM 13 tepatnya di Nagari Talang, Kecamatan Kabupaten Solok,  maka hampir dipastikan setiap hari Jalan negara tersebut mengalami kemacetan total pada kedua arah.
Pengerjaan pengecoran jalan negara ini, sama halnya dengan pengerjaan jalan Guguk Solok KM 16 pada awal tahun 2016 silam. Jalan yang akan dicor diperkirakan sepanjang 2 KM dan dimulai dari depan kantor Kecamatan Gunung Talang dan berakhir di Jalan Baru Nagari Cupak. Pengerjaan ini diperkirakan akan memakan waktu selama 6 bulan dan sudah dimulai sejak 17 April 2017 lalu. “Setiap hari terjadi kemcatan panjang di sini hampir sepanjang dua kilometer setiap harinya pada dua arah, karena diberlakukan sistim buka tutup. Bahkan kalau hari pasar seperti hari Minggu ini ada Pasar Minggu di Koto Gadang Guguk, maka kemacatan bisa mencapai 5 Kilometer hingga ibukota Arosuka dari Talang,” ucap Yeni (28) yang rumahnya persis di depan jalan yang sedang dicor Sawah Ilie. 
Akibab perbaikan jalan negara ini, bagi masyarakat yang hafal lokasi jalan, bisa mencari jalan alternatif dari arah Kota Padang menuju kota Solok dengan masuk ke Jalan Kabupaten dari Koto Gadang Guguk, terus masuk ke Ngari Jawi-Jawi Guguk, selanjutnya ke Cupak dan keluar di GOR Batubatupang atau di jalan baru, Cupak. Jika pengendara datang dari kota Solok, bisa masuk dari depan GOR arah ke kanan terus ke Puncak Golkar dan ke Tangan Padang Cupak dan Nagari Jawi-Jawi lalu sampai di Koto Gadang Guguk lalu kembali masuk ke Jalan utama. “Kalau menunggu antrian, kita bisa terlambat dua atau tiga jam sampai di tempat tujuan. Tapi kalau kita tau jalan alternatif, maka jarak tempuhnya juga sama, namun kita harus berhati-hati karena daerah kita lintasi jalannya pas-pasan, padat penduduk dan banyak anak-anak,” terang Yondri (46), warga Muara Panas yang hendak ke Padang. 
Kepala Dinas Prasjal Tarkim Dinas Pekerjaan Umum Sumbar, Ir Fhatol Bari, MSc. (Engg), ketiaka dihubungi Minggu sore menyebutkan bahwa seluruh pengerjaan jalan nasional di Sumbar diurus dan dibawah pihak balai Jalan III.  
Sementara Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) III Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PU-PR)  Sumbar, Syaiful Anwar, yang coba dihubungi , via handphonenya,  sedang tidaka aktif (wandy)