Aliran Sesat dari Jorong Simancuang Nagari Alam Pauh Duo

Solok Selatan – Aliran kepercayaan baru muncul berkembang di Jorong Simancuang, Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan dengan nama Pelindung Kehidupan.

Aliran ini membolehkan pengikutnya shalat sekali seumur hidup. “Mereka beraktivitas usai salat Isya dan meresahkan warga karena ajarannya dinilai sangat menyimpang,” kata Fajrin, saat dihubungi wartawan Rabu (13/10/2021).

Selain itu, untuk bisa jadi pengikut Pelindung Kehidupan, harus membayar uang penebusan hak hingga Rp 5 juta.

Wakil Ketua Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem) Solok Selatan, M Fajrin menjelaskan, aliran ini terdeteksi pada Juni 2021 dan diperkirakan beranggota 600 orang.

Saat didatangi, mereka sudah tidak ada di lokasi.

Dari hasil keterangan warga setempat, kata Fajrin, aktivitas pengikut aliran Pelindung Kehidupan itu sudah meresahkan.

Bayar dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

Untuk masuk ke dalam aliran tersebut harus membayar uang Rp 2 juta hingga Rp 5 juta. Mereka menyebut uang itu sebagai “penebus hak”.

“Dari keterangan warga, jika sudah membayar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta maka pengikutnya sudah bersih dari penyakit dan dosa,” kata Fajrin.

Hanya saja, Pakem masih belum mendapatkan keterangan langsung dari penganut atau pemimpin kepercayaan tersebut karena mereka sudah berpindah tempat.

Pakem masih melakukan pengawasan jika sewaktu-waktu muncul kembali aliran tersebut.