Ketua LKKS Kota Pariaman Ny. Lucyanel Genius Perjuangkan Nasib Disabilitas

Kota Pariaman — Minta Bantuan untuk warganya penyandang Disabilitas, Ketua LKKS (Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial) Kota Pariaman, Ny. Lucyanel Genius jemput bola kunjungi LAZIS (Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah) Mitra Umat Madani (MUM) yang beralamat di Jl. Batang Sinamar No.11, Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Senin sore (23/8/2021).

Kedatangan Ketua dan jajaran LKKS Kota Pariaman ini, dalam rangka menyerahkan daftar warga Kota Pariaman penyandang disabilitas yang ada di Kota Pariaman, yang diusulkan untuk menerima bantuan dari LAZIS MUM ini, dan diterima langsung oleh Elfiyon Tanjung, Direktur Utama LAZIS Mitra Umat Madani Padang.

“LKKS sebagai lembaga sosial yang fokus pada peningkatan kesejahteraan sosial, juga membawa misi untuk membantu Pemerintah Kota Pariaman dalam usaha mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

LKKS sendiri merupakan lembaga non pemerintah dan bersifat terbuka, independen serta mandiri, yang dibentuk mulai dari tingkat nasional, provinsi sampai kabupaten/kota, dan masing-masing bersifat otonom dan bukan lembaga yang mempunyai hubungan hierarki, jelasnya.

“Kami di LKKS Kota Pariaman, telah banyak bekerjasama dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan peyandang masalah sosial, mulai dari pembangunan Rumah Tidak Layak Huni, sunatan massal, santunan anak yatim piatu, bantuan sandang dan pangan untuk warga miskin, serta bantuan untuk disabilitas,” tuturnya.

“LKKS Kota Pariaman, telah menjalin kerjasama dengan Baznas, Indo Jalito Peduli, Purna STPDN Kota Pariaman, Perbankan sampai CSR Perusahaan, dan hari ini kami mengunjungi LAZIS MUM ini, untuk meminta bantuan warga Kota Pariaman, khusus peyandang disabilitas sebanyak 50 orang,” jelasnya lebih lanjut.

Istri Walikota Pariaman ini berharap, agar LAZIS MUM bisa kerjasama dengan LKKS Kota Pariaman, untuk membantu warga Pariaman yang belum tersentuh bantuan agar anak-anak disabilitas mendapatkan sarana dan prasarana dalam membantu atas kekurangan mereka, seperti kaki palsu, kursi roda, alat bantu dengar dan lain sebagainya, ungkapnya mengakhiri.

Direktur Utama LAZIS MUM Padang, Elfiyon Tanjung, menjelaskan bahwa organisasinya ini telah berdiri sejak Tahun 2016 lalu, sebelumnya sudah lama bergerak di pengelolaan zakat, baik dari masyarkat Sumatera Barat sendiri, baik diranah maupun dirantau, dan baru terbentuknya kelembagaan LAZIS MUM ini di tahun 2016, ulasnya.

“Kami mempunyai 10 orang karyawan yang mempunyai tugas yang berbeda, untuk mendukung program LAZIS MUM, dimana ada Direktur Penghimpunan dan Layanan ZIS, Syahyudiwarman, Direktur Keuangan dan Adm, Roza Seswita, Pelaksana Program, Riswanto dan Divisi Customer Relation Managemen (CRM), Imlinar Zurmayanti, dan sisanya stay dikantor, dimana kita juga sering berkordinasi dengan Baznas serta sharing informasi, dan kesemuanya hadir lengkap hari ini,” ungkapnya.

Elfiyon Tanjung juga menuturkan bahwa pihaknya mempunyai program untuk warga penerima bantuan, dimana di LAZIS MUM ada 10 program, dan salah satunya untuk penyandang disabilitas, dan permohonan LKKS Kota Pariaman ini akan nkami tindak lanjuti dengan Tim nantinya, ucapnya.

“Untuk Kota Pariaman sendiri, kami lagi mendata para pelaku UMKM yang betul-betul dari keluarga tidak mampu yang ada di Kota Pariaman, dimana nantinya akan kita bantu pra sarana dan fasilitas tempat jualan yang lebih bersih dan higienis di tempat-tempat destinasi wisata,” terangnya.

Elfiyon juga berharap, agar nantinya pihaknya yang satu-satunya lembaga LAZIS independen juga dapat menyalurkan bantuan kepada masyarakat Kota Pariaman, sehingga permasalahan sosial terkait kemiskinan, dapat dibantu dengan adanya donatur yang bersedia untuk itu, sesuai dengan moto kami “Jembatan Peduli Ranah dan Rantau”, dapat kami realisasikan, tutupnya. (J/aa)