Genius Umar Didapuk Jadi Narasumber Kuliah Umum Prodi Ilmu Lingkungan Hidup S2 dan S3 UNP

Pariaman – Walikota Pariaman, Genius Umar didapuk menjadi Narasumber Kuliah Umum Prodi Ilmu Lingkungan Hidup S2 dan S3 UNP (Universitas Negeri Padang), dengan tema Kebijakan Manajemen Lingkungan di Kota Pariaman. Bertempat di ruang kerja walikota, Balaikota Pariaman, Senin sore (16/8/2021).

Genius Umar memaparkan bahwa Pembangunan berwawasan lingkungan merupakan pengelolaan sumber daya secara bijaksana, pembangunan yang berkesinambungan dan peningkatan mutu hidup. Dalam era sekarang ini pembangunan dilaksanakan hampir di segala bidang, dan pembangunan hendaknya mempunyai sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, ulasnya.

“Pada kesempatan ini saya menyampaikan ilmu manajemen lingkungan dan kebijakan yang telah saya lakukan di kota Pariaman, mulai dari mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, mewujudkan Water front city, serta penataan kawasan pesisir,” tukasnya.

Khusus untuk penataan kawasan pesisir, dimana Kota Pariaman mempunyai kawasan konservasi penyu dan mangrove, dimana kedua hal tersebut terus kita jaga ekologinya, sehingga saat ini kawasan yang berdekatan ini, menjadi magnet untuk pengunjung datang, baik dari nasional dan internasional, ucapnya lebih lanjut.

“Kawasan Penyu dan mangrove ini, telah banyak didatangi oleh peneliti, mahasiswa sampai National Geographi, pernah melaksanakan penelitian di kawasan ini. Selain itu kawasan ini juga rutin di datangi mahasiswa dan pelajar dari seluruh Indonesia, ada yang dari aceh, sampai sekolah elit di Jakarta setiap tahun mengirimkan siswanya untuk belajar di Kawasan ini,” tuturnya.

Genius menyadari, terkadang kebijakan untuk pembangunan lingkungan yang berkelanjutan, kadang tidak populer di masyarakat, karena terkadang berbenturan dengan profesi dan pembangunan daerah, tetapi hal ini tidak menyurutkan langkah kami untuk terus merawat dan menjaga kelestarian lingkungan yang berkelanjutan untuk generasi yang akan datang.

“Selain itu, kita juga mempunyai zona konservasi, dimana untuk pulau kasiak yang merupakan zona inti kawasan konservasi, betul-betul kita jaga untuk pengunjung hanya khusus penelitian saja dan mempuinyai izin, sedangkan zonasi pemanfaatan seperti pulau angso duo yang menjadi tujuan pengunjung dan wisatawan dan telah menjadi icon pariwisata Kota Pariaman,” ungkapnya.

Lulusan S3 IPB ini juga mengatakan akan memfasilitasi bagi Mahasiswa UNP yang akan mengadakan penelitian di Kota Pariaman. Setelah memberikan Kuliah umum, dilanjutkan dengan tanya jawab, yang dibabat habis oleh orang nomor satu di Kota Pariaman ini, sehingga mendapat tepuk tangan dari moderator, akademisi dan mahasiswa/wi S2 dan S3 UNP, yang ikut dalam Kuliah Umum secara virtual ini. (J)