Catat Sejarahk PJ Sekda Pessel Dijabat Seorang Wanita

TABLOIDBIJAK.COM (Pesisir Selatan)—–Emirda Ziswati mencatat sejarah sebagai wanita Pertama menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pesisir Selatan, di Ruang Operation Room Kantor Bupati setempat, Rabu (7/4/21).

Informasinya, semenjak berdirinya Kabupaten Pesisir Selatan, Emirda Ziswati merupakan perempuan kali pertama yang menjabat sebagai Sekda di ‘Negeri Berjuluk Sejuta Pesona’ ini.

Selanjutnya, Prokabar.com mencatat dari situs resmi Kabupaten Pesisir Selatan, bahwa berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 1995 tentang penetapan hari Jadi Kabupaten daerah Tingkat II Pesisir Selatan.

Penetapan tanggal ini merujuk pada tanggal ditetapkannya Undang-Undang Nomor 10 tahun 1948 tanggal 15 April 1948 dan Peraturan Komisaris Pemerintah Sumatera Tengah Nomor 81/KOM/U/1948.

Emirda, sebelum dilantik sebagai Pj Sekda, ia pernah menjabat staf ahli bupati bidang pemerintahan hukum dan politik, tapi semenjak 1 Maret lalu ia dipercaya sebagai Plh Sekda.

Bupati Rusma Yul Anwar mengatakan, Ermirda Ziswati merupakan ASN yang merintis karier dari bawah, dan telah pernah menempati sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Pessel.

“Diharapkan dengan pengalaman tersebut, beliau dapat memberikan konstribusi positif kepada Kami Berdua dalam memimpin daerah dan utamanya kontribusi positif terhadap pembangunan darah,” ujar Rusma Yul Anwar.

Menurut bupati, Emirda Ziswati juga merupakan sosok aparatur pemerintah yang banyak pengalaman dan sudah teruji.

“Ya, Emirda juga sudah lama bertugas, tentu saja kaya dengan pengalaman dalam mengkoordinasikan tugas-tugas pemerintahan daerah,” ujarnya.

Bupati Rusma Yul Anwar juga menyampaikan bahwa Emirda Ziswati mempunyai tugas yang sangat mendesak dan mesti segera diselesaikan oleh Pj Sekda, diantaranya perubahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Keamanan dan Ketertiban Umum, serta menuntaskan kasus saat ini yang terjadi di PDAM. Sayangnya, bupati belum menyebutkan secara detail kasus yang terjadi di PDAM.

“CatSaya yakin, dengan pengalaman dan ilmu yang dimiliki, Emirda Ziswati dapat menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik. Kemudian beliau diharapkan melakukan pembinaan kepegawaian sesuai dengan fungsi dan tufoksinya,” tutupnya.(bram)