Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Dilantik Presiden

JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat terpilih, Mahyeldi dan Audy Joinaldy baru saja resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo untuk masa jabatan 2021-2024.

Usai dilantik, keduanya menyatakan akan langsung bekerja untuk masyarakat di Sumatera Barat sebagaimana program 100 hari yang menjadi janji kampanye mereka.

“Insya Allah dalam waktu 100 hari sesuai dengan komitmen ketika kampanye, kami akan melakukan yang pertama sekali, mempersiapkan segera untuk RPJM Provinsi Sumatera Barat 2021-2024,” ujar Mahyeldi dalam keterangan pers secara virtual yang ditayangkan di YouTube Sekretariat Presiden Kamis (25/2/2021).

“Kemudian kita prioritaskan bagaimana untuk penanganan Covid-19 dan kemudian selanjutnya penguatan ekonomi masyarakat,” lanjutnya.

Program lain yang segera dijalankan yakni penguatan UMKM dan pemberian kemudahan mendapatkan modal usaha bagi 590 UMKM yang ada di Sumatera Barat.

Mahyeldi pun menyebut akan berkonsentrasi mengembangkan kearifan lokal berfalsafahkan “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”.

“Ini adalah agenda kita selanjutnya yang ada kaitannya dengan peningkatan pariwisata dan pendidikan,” tutur Mahyeldi.

“Mudah-mudahan dukungan dari Bapak Presiden dan juga jajaran kementerian dan lembaga serta DPRD/DPR RI dan seluruh masyarakat Sumatera Barat bisa membuat visi dan misi kami berjalan sebanyak-banyaknya,” tambahnya.

Pada Kamis siang, Presiden Joko Widodo resmi melantik Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Kepulauan Riau (Kepri) dan Bengkulu di Istana Negara pada Kamis.

Para Gubernur dan Wakil Gubernur ini merupakan kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih dalam Pilkada 2020 lalu.

Pelantikan itu dilakukan dalam pengambilan sumpah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2021 tentang Pengesahan dan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Kepri dan Bengkulu.

Nantinya, para Gubernur dan Wakil Gubernur ini akan menjalani masa jabatan pada 2021-2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menetapkan Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Penetapan itu melalui rapat pleno terbuka, Jumat (19/2/2021).

Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sebelumnya meraih suara terbanyak di Pilkada Sumbar 2020, dengan memperoleh 726.853 suara atau 32,43 persen.

“Menetapkan, pasangan calon gubernur-wakil gubernur terpilih dalam Pilkada Sumbar 2020 nomor urut 04, Mahyeldi-Audy Joinaldy dengan perolehan suara terbanyak.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menetapkan Mahyeldi dan Audy Joinaldy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Penetapan itu melalui rapat pleno terbuka, Jumat (19/2/2021).

Pasangan yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu sebelumnya meraih suara terbanyak di Pilkada Sumbar 2020, dengan memperoleh 726.853 suara atau 32,43 persen.

“Menetapkan, pasangan calon gubernur-wakil gubernur terpilih dalam Pilkada Sumbar 2020 nomor urut 04, Mahyeldi-Audy Joinaldy dengan perolehan suara sebanyak 726.853 suara atau 32,43 persen,” kata Ketua KPU Sumbar Yanuk Sri Mulyani.

Rapat pleno dihadiri semua komisioner KPU Sumbar. Selain Yanuk, juga hadir Amnasmen, Nova Indra, Gebril Daulay dan Izwaryani.

Menurut Yanuk, setelah rapat pleno, keputusan tersebut akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar untuk diteruskan ke Kementerian Dalam Negeri.

“Kita akan lanjutkan surat keputusan pleno KPU ini ke DPRD Sumbar, untuk dilanjutkan ke Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, agar mengeluarkan SK gubernur sekaligus melantiknya,” kata Yanuk.