Update Perkembangan Covid-19 Kabupaten Solok

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Solok)—– Sempat berada di zona Kuning, kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Solok kembali mengalami penambahan, berdasarkan informasi Satuan Tugas Penanganan Covid -19 Kabupaten Solok pada Kamis (4/2) terdapat penambahan sebanyak 5 kasus.

Dengan demikian total warga Kabupaten Solok yang Terkonfirmasi Covid-19 sampai hari ini adalah sebanyak 780 orang, yang terdiri dari karantina mandiri 38 orang, dirawat 7 orang, meninggal 18 orang dan sembuh 717 orang.

Untuk pemeriksaan spesimen sudah dilakukan sebanyak 8.899 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan Pool Test Kabupaten Solok. Kasus suspek dirawat sudah tidak ada lagi karena hasil pemeriksaan spesimennya telah Negatif

Seperti yang diungkapkan oleh juru bicara tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Solok Syofiar Syam, S.Sos di Arosuka, adapun yang terkonfirmasi Positif tersebut adalah Perempuan (37 th) warga Nagari sulit air Kec. X Koto diatas, Pekerjaan Driver, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Sulit Air yang memiliki gejala hilangnya rasa penciuman. Perempuan (35 th) warga sulit air Kec. X Koto diatas, pekerjaan IRT, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Sulit Air yang memiliki gejala hilangnya rasa penciuman.

Perempuan (39 th) warga Nagari koto baru Kec. Kubung, pekerjaan ASN di Arosuka Kabupaten Solok, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi positif. Laki-laki (6 th) warga Nagari koto baru Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi positif (kota solok) yang memiliki gejala demam. Ke empat warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini sekarang tengah menajalani isolasi mandiri.

Laki-laki (57 th) warga Nagari Simpang tj. Nan IV Kec. Danau Kembar, Pekerjaan ASN UPTD di Alahan Panjang, merupakan kasus suspek yang melakukan Skrinning. Pasien ini sekarang tengah di rawat di RST Solok.

“Sementara itu untuk kasus Konfirmasi yang dinyatakan sembuh juga ada sebanyak 12 orang. Pasien positif ini dinyatakan sembuh setelah hasil pemeriksaan Spesimen 2x dengan hasil Negatif,” jelas Syofiar Syam.(nisya)