Pemkab Solok Gelar Sosialisasi Edukasi terkait Vaksinasi Covid-19

TABLOIDBIJAK.COM (Arosuka)—– Pemerintah Kabupaten Solok gelar sosialisasi dan Advokasi Covid-19 bersama jajaran dan Forkopimda di Ruang Solok Nan Indah, Rabu (27/1).

Dalam kegiatan ini turut hadir Bupati Solok diwakili Sekda Kab. Solok Aswirman, SE. MM, Kepala Dinkes Prov. Sumbar diwakili Kasi Surveylens dan Imunisasi Yusnayanti, S.KM, M.E.Pid, Kepala Dinkes Kab. Solok dr. Maryeti Marwazi, Mars, Kepala SKPD terkait lainnya, Direktur RSUD Arosuka drg. Yones Indra serta Forkopimda Kab. Solok

Kepala Dinkes Kabupaten Solok dr. Maryeti Marwazi Mars mengatakan “Pandemi covid-19 yang sudah dialami sejak awal Maret tahun lalu ini sangat berdampak pada pola kehidupan masyarakat, tidak hanya dibidang kesehatan namun juga pada sektor ekonomi, pariwisata, pendidikan dan lainnya”.

“Pada saat ini Indonesia menjadikan vaksinasi sebagai bagian dari strategi penanggulangan pandemi covid-19 dan Pelayanan vaksinasi dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”, terangnya.

Sosialisasi ini bertujuan memperoleh dukungan sepenuhnya dari Pemda Kabupaten Solok, forkopimda, LSM dan organisasi masyarakat lainnya agar pelaksanaan vaksinasi ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kami akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai tujuan dan manfaat dari vaksinasi covid-19”, ucap Maryeti.

Dalam penutupannya dr. Maryeti Marwazi Mars mengungkapkan Untuk di Kabupaten Solok, vaksin covid-19 akan dijemput ke Padang pada hari jumat tanggal 29 Januari 2021 oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Solok dengan didampingi oleh unsur terkait lainnya termasuk unsur pengamanan, dan untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri direncanakan akan dimulai pada senin 1 Februari 2021.

Daln Sambutan Bupati Solok yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Solok mengungkapkan bahwa Masyarakat Indonesia dalam setahun terakhir ini dihadapi pada musibah pandemi covid-19, sehingga saat ini masyarakat sangat menaruh harapan besar terhadap penemuan vaksin covid-19 yang diharapkan dapat memutus mata rantai covid-19 untuk kedepan.

“Meskipun saat ini sudah ada vaksin covid-19, namun demikian masyarakat tetap harus mematuhi protokol kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari”, ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati juga berharap pemberian vaksinasi covid-19 dapat menjangkau seluruh target sasaran melalui kerjasama yang baik antara sektor kesehatan dengan lintas sektor lainnya.

“Berpesan agar dinas kesehatan dan sektor terkait dapat mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat terkait dengan vaksinasi covid-19 ini, sehingga masyarakat dapat menerima pemberian vaksin ini dengan baik”, ungkapnya.

Upaya pencegahan melalui pemberian program vaksinasi jika dinilai dari sisi ekonomi akan jauh lebih hemat biaya dibanding dengan upaya pengobatan. Pemberian vaksin ini diharapkan mampu memberikan kekebalan komunitas dan mampu mengendalikan pandemi.

“Pemerintah daerah akan mendukung pelaksanaan vaksinasi ini demi terwujudnya pemutusan mata rantai penyebaran covid-19”, tutupnya..(nisya)