Update Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Solok

TABLOIDBIAK.COM (Asuka)—– Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Solok bertambah 1 orang hingga hari ini jumat (22/1) total pasien positif virus tersebut menjadi 737 orang.

“Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, hari ini ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 1 orang yaitu Laki-laki (74) yang beralamat di Nagari sulit air Kec. X Koto diatas, merupakan kasus suspek yang memiliki gejala tidak ada nafsu makan, lemas dan demam dan tengah di rawat di RSUD M. Natsir Solok,” ungkap Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam.

Syofiar Syam juga menyebutkan bahwa saat ini pasien sembuh dari Covid-19 berjumlah 12 orang. Ke 12 pasien tersebut sebelumnya menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sembuh setelah dua kali menjalani pemeriksaan Spesimen dengan hasil negatif.

Berdasarkan penambahan kasus baru Covid-19 tersebut, ia menyebutkan sampai saat ini total warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi Covid-19 mencapai 737 orang, yakni terdiri atas 69 orang tengah menjalani karantina mandiri, dirawat 10 orang, meninggal 18 orang, dan sembuh 640 orang.

Ia menyebutkan sampai saat ini pemeriksaan spesimen yang sudah dilakukan mencapai 8.628 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan tes usap massal di Kabupaten Solok.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat Kabupaten Solok agar mematuhi protokol kesehatan COVID-19 yaitu tetap memakai masker saat berinteraksi di luar rumah, mencuci tangan, menjaga jarak, dan tetap menjaga imunitas tubuh.

“Membolehkan beraktifitas bukan berarti wabah telah berakhir, untuk itu mari kita lakukan protokol COVID-19 dalam melaksanakan kegiatan dan aktivitas sehari-hari,” kata dia.

Menurut dia hal itu bertujuan untuk membentengi diri agar terhindar dari penularan COVID-19.

“Tetaplah jaga kesehatan dan marilah kita konsisten dan disiplin mematuhi semua protokol kesehatan sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ucap dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan terkait pelaksanaan tes usap terhadap guru di sekolah tingkat taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) masih belum bisa dilaksanakan karena menunggu revisi anggaran 2021.

“Kendati demikian, sebagian sekolah sudah ada juga yang mulai melaksanakan tes usap dengan menggunakan dana komite sekolah, kemudian sebagian juga ada yang mandiri,” tutupNya.(nisya)