Inilah Berbagai Manfaat Cek Kesehatan Tubuh yang Harus Kalian Ketahui

Sebagai bentuk pencegahan, ada baiknya kita melakukan medical check up secara berkala guna mengetahui kondisi kesehatan sekaligus juga mendeteksi sebuah penyakit sejak dini. Pasalnya, semakin cepat sebuah penyakit terdeteksi, maka akan semakin cepat pula penanganan medisnya. Dengan begitu, peluang kesembuhannya pun semakin besar juga. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai berbagai manfaat cek kesehatan tubuh, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

  1. Pemeriksaan Kesehatan Jantung

Pada umumnya, pemeriksaan kesehatan jantung itu akan meliputi beberapa tahapan seperti berikut:

  • Tekanan Darah

Pemeriksaan tekanan darah akan dilakukan setiap dua tahun sekali jika tekanan darah normal, usianya dibawah 40 tahun, dan tidak memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi. Namun, jika usiamu diatas 40 tahun, tekanan darah tinggi, dan memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, maka pemeriksaan tekanan darahnya harus dilakukan minimal sekali dalam setahun. 

  • Tes Darah

Pemeriksaan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Apabila usiamu diatas 45 tahun, maka kamu harus melakukan tes darah setiap 5 tahun sekali. Jika kamu beresiko tinggi terkena penyakit jantung dan memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung, maka pemeriksaan darahnya harus dilakukan setiap tahun sejak usia 40 tahun.

  • Electrocardiogram (ECG)

ECG merupakan tes medis non-invasif yang tidak menyakitkan, dengan tujuan untuk mendeteksi kelainan jantung melalui pengukuran aktivitas listrik yang dihasilkan oleh jantung saat berkontraksi. 

  • Tes Obesitas

Seseorang yang memiliki berat badan diatas normal akan rentan terhadap berbagai jenis penyakit kronis, seperti jantung, kardiovaskular, dan diabetes.

  1. Pemeriksaan Kesehatan Untuk Diabetes

Pemeriksaan untuk masalah diabetes termasuk tes kadar gula darah puasa, dengan mengukur jumlah glukosa dalam darah setelah berpuasa (tidak makan selama beberapa waktu). Hal tersebut biasanya dilakukan sebelum kamu sarapan, atau tergantung pada tingkat risikonya yang harus diuji setiap tahun maupun setiap 3 tahun sekali. 

  1. Pemeriksaan Kesehatan Tulang

Usia lanjut merupakan salah satu faktor risiko signifikan untuk masalah osteoporosis pada pria maupun wanita. Pemeriksaan kepadatan tulang sangat membantu dalam menentukan kesehatan tulangmu. Umumnya, orang yang usianya diatas 50 tahun harus melakukan pemeriksaan kepadatan tulang. 

  1. Pemeriksaan Kesehatan Untuk Wanita

Terdapat sejumlah tahap pemeriksaan khusus yang harus kamu lakukan sebagai bagian dari rutinitas seperti berikut:

  • Pemeriksaan Kanker Payudara

Disarankan bagi para wanita yang usianya berkisar 50 – 69 tahun untuk melakukan pemeriksaan mammogram. 

  • Pemeriksaan Serviks (Rahim)

Disarankan bagi kamu untuk melakukan pemeriksaan pap smear setiap setahun sekali. Ya, meskipun kamu telah melakukan vaksinasi HPV, namun kamu harus tetap melakukan pemeriksaan secara teratur. Pasalnya, vaksin tersebut tidak dapat melindungi semua jenis infeksi HPV yang menjadi penyebab munculnya kanker serviks. 

  • Pemeriksaan Kehamilan

Kamu harus melakukan pemeriksaan umum sebelum hamil untuk mengetahui risiko kesehatan selama kehamilan. Setelah kamu hamil, maka pemeriksaan antenatal teratur akan sangat membantu dalam memantau perkembangan bayi, serta mendeteksi kesehatan tubuhmu. 

  1. Pemeriksaan Kesehatan Untuk Pria

Tidak direkomendasikan bahwa semua pria itu secara rutin akan diuji untuk kanker prostat. Dalam hal ini, kamu harus mempertimbangkan manfaatnya, risikonya, ketidakpastian pengujian, dan risiko terkena penyakit kanker tersebut. Kamu pun bisa menghubungi dokter, untuk mengkonsultasikan tentang masalah penyakit kanker prostat. 

Nah, itulah beberapa manfaat dari mengecek kesehatan tubuh.