Catatan Yal Aziz: Pilihlah Calon Gubernur yang Taat Shalat

SETIAP yang bernyawa so pasti akan mati. Logika ini pasti dan setiap manusia akan meninggalkan dunia yang banyak godaan syetan ini. Jangankan kita Nabi Adam saja tergoda dan terperdaya sama syetan laknatullah. Untuk itu, sudah saatnya kini kita bertaubat, jika mempercayai adanya hari kematian, hari kebangkitan dan hari kiamat.

Diakui, hidup di zaman melenial jauh berbeda dengan zaman tempo doeloe. Berbaga godaan ada disekeliling kita. Tapi berbagai godaan duniawi tersebut, hendaknya jangan sampai membuat kita lengah dan terpedaya dengan kehidupan yang penuh kemaksiatan tersebut.

Caranya tentu kita berserah diri kepada Allah dengan melaksanaan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Caranya tentu dengan memperlihatkan prilaku kita dengan melaksanakan shalat lima waktu dan bila perlu laksanakan juga shalat sunat seperti shalat dhuha dan tahajut.

Sekarang ini kita berada disuasana Pemilihan Gubenur Sumbar, yang pelaksanaannya, 9 Desember, 2020. Untuk itu hati-hatilah dalam menentukan pilihan. Kenapa? Karena salah dalam memilih gubernur, tunggulah kehancuran moral.

Kalau kita berbicara masalah moral, tentu perlu kita pertanyakan apakah keempat calon Gubernur Sumbar, Mulyadi, Nasrul Abit, Fakhrizal dan Mahyeldi bermoral? Jawabannya tentu tergantung dari orang yang menilainya.

Sebagai gambaran sekilas, kita bisa melihat dan menilai para calon Gubernur Sumbar tersebut. Caranya lihat ketaatannya dalam melaksanakan shalat wajib dan menepati semua janji yang dijanjikan.

Khusus shalat, akan terlihat prilaku sang kandidat. Maksudnya, Allah saja tidak ditakuti dan ditaatinya, apalagi kita yang hanya sebagai pemilih. Sedangkan masalah janji, ada kaitanya dengan prilaku munafik. Maksudnya, ciri-ciri orang munafik itu ada tiga. 1.Bila berkata bohong, 2.Bila berjanji mungkir dan 3. Bila dipercaya khianat.

Rasanya dari penjelasn tetang prilaku ketaatan tentang shalat dan prilaku munafik tersebut, kita sudah bisa dikatakan paham tentang sang kandidadat. Tegasnya, jangan pilih pemimin yang tak taat shalat dan bermental munafik. Semoga!!!!.